Gelombang Panas Jerman Capai 41,3 Derajat, Rekor Baru Mengancam
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Ahmad Dhani. /ANTARA FOTO-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA—Anggota DPR RI yang juga musisi, Ahmad Dhani, ditegur oleh Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya saat rapat soal Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta di kompleks parlemen karena menyela omongan Ariel Noah dan Judika yang sedang menyampaikan aspirasi.
Ariel dan Judika merupakan musisi yang mewakili organisasi penyanyi Vibrasi Suara Indonesia (VISI). Sedangkan Ahmad Dhani selain merupakan legislator, dia juga tergabung dalam organisasi pencipta lagu atau Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI).
"Jadi, kita benar-benar hari ini, Mas Dhani mengobservasi, mendiagnosa, kita semua di sini memiliki posisi yang sama untuk menemukan nanti susunan peraturan. Begitu," kata Willy, Rabu (27/8/2025).
Teguran itu terjadi saat Ahmad Dhani hendak merespons pernyataan Ariel yang merasa resah bahwa penyanyi harus terlebih dahulu menyampaikan izin jika ingin membawakan lagu. Menurut dia, perlu ada klasifikasi atau kategori penyanyi yang perlu menyampaikan izin.
BACA JUGA: Kasus Mafia Tanah Mbah Tupon Bantul Segera Dilimpahkan ke Pengadilan
"Kalau setiap kali penyanyi itu mesti bernyanyi, dia mesti minta izin dulu. Kalau kita bilang penyanyi di sini, berarti bukan cuman yang profesional aja. Semuanya, gitu," kata Ariel.
Setelah Ariel selesai menyampaikan pendapat, Ahmad Dhani pun meminta izin untuk menanggapi pernyataan Ariel tersebut. Namun Willy menolak dan tak mengizinkan Dhani untuk merespons.
"Enggak perlu jawab, kita belanja masalahnya. Ini bukan forum berbalas pantun," kata Willy.
Setelah itu, giliran Judika menyampaikan pendapat yang pada intinya bahwa banyak yang merasa ada ketidaknyamanan dalam ekosistem royalti di lingkungan musisi di lapangan, khususnya terkait masalah izin untuk menyanyikan lagu.
Namun ketika itu juga, Dhani menyela pernyataan Judika tersebut dan menanyakan ketidakenakan yang disampaikannya itu. "Kurang enaknya di mana?" kata Dhani.
Sebagai pimpinan rapat, Willy pun menegur Dhani karena menyela Judika saat tengah menyampaikan pendapatnya. Dia pun mengingatkan bahwa Dhani bisa saja dikeluarkan dari ruangan tersebut.
"Mas Dhani, saya ingatkan saya pimpinan di sini, nanti sekali lagi kami berhak juga untuk mengeluarkan jenengan dari forum," kata Willy.
Adapun DPR RI berkomitmen untuk merevisi UU Hak Cipta karena adanya polemik di kalangan musisi akibat royalti hak cipta. Sejumlah musisi itu pun diminta oleh DPR RI untuk menjadi tim perumus pembahasan undang-undang tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk delapan posisi Asisten Manajer. Simak syarat, daftar formasi, dan jadwal penutupan pendaftaran.
Gelombang panas Inggris memecahkan rekor suhu Juni selama tiga hari berturut-turut. Met Office memperpanjang peringatan cuaca hingga Minggu.