INNSiDE by Melia Yogyakarta Hadirkan Breakfast Gathering
INNSiDE by Meliá Yogyakarta mempererat hubungan dan sinergi dengan pelaku industri pariwisata melalui Travel Agent Gathering yang digelar Selasa (18/8/2026)
Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana./Istimewa
SEMARANG—Realisasi investasi di Jawa Tengah sepanjang 2024 mencapai Rp88,4 triliun. Dari jumlah itu, telah melahirkan sebanyak 65.815 proyek dan mampu menyerap tenaga kerja dalam negeri hingga mencapai 409.338 orang.
"Investasi di Jawa Tengah berjalan baik yang terealisasi pada 2024 mencapai Rp88,44 triliun. Persentasenya mencapai 110,42 persen dari target Rp80,10 triliun,” kata Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana saat menghadiri acara High Level Meeting bertema Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Stabilisasi Harga, Investasi dan Digitalisasi Sistem Pembayaran di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah Rabu (12/2/2025), dikutip, Kamis (13/2/2025).
Secara rinci, dari jumlah investasi yang masuk, terdiri dari investasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp35,37 triliun; Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp33,3 triliun; dan Usaha Mikro Kecil (UMK) mencapai Rp19,77 triliun.
Khusus realisasi PMA, lima negara yang menyumbang nilai investasi tertinggi dimulai dari Singapura mencapai Rp8,67 triliun; Hongkong mencapai Rp8,03 triliun; Korea Selatan mencapai Rp5,42 triliun; Cina sejumlah Rp4,26 triliun; dan Thailand sebanyak Rp1,8 triliun “Hal ini positif dan baik bagi investasi di Jawa Tengah. Hal ini [juga] menjadi tantangan bagi kami untuk terus melakukan langkah-langkah [strategi] menarik investor di Jateng,” ucap Nana.
Untuk menjaga dan meningkatkan capaian investasi di Jawa Tengah ke depan, Nana ingin pembangunan ekonomi terus dipacu agar lebih inklusif dan kompetitif melalui berbagai strategi.
Setidaknya ada enam strategi yang bisa dilakukan. Nana menyebut, strategi itu meliputi kemudahan berusaha dan peningkatan iklim investasi, penguatan daya beli masyarakat, pengendalian inflasi, pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), peningkatan produktivitas Sumber Daya Manusia (SDM), pengembangan ekonomi sirkuler, serta pemerataan pembangunan dan konektivitas.
Lebih lanjut, Nana mengatakan, banyaknya nilai investasi yang ada diharapkan berdampak baik bagi perekonomian di Jawa Tengah, khususnya dalam mengentaskan masyarakat yang berada di garis kemiskinan, serta menurunkan angka pengangguran. “Untuk menurunkan angka kemiskinan, segala upaya kita lakukan" kata Nana.
Saat ini angka kemiskinan di Jateng turun satu digit dari 10,77% pada Maret 2024 menjadi 9,58% pada September 2024. Angka pengangguran juga turun dari 5,13% pada Agustus 2023 menjadi 4,78% Agustus 2024.
Sejalan dengan capaian investasi di Jawa Tengah, Nana menguraikan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV/2024 mengalami peningkatan secara year on year (yoy). “Pertumbuhannya dari 4,93 persen menjadi 4,96 persen. Ini cukup signifikan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tangah, Rahmat Dwisaputra, menambahkan, diperlukan penguatan strategis untuk mendorong sektor prioritas Jawa Tengah, khususnya sebagai lumbung pangan dan penumpu industri nasional.
Strategi itu, kata Rahmat, di antaranya perkembangan sistem pembayaran digital di Jawa Tengah, strategi dan penguatan sinergi stakeholder menjaga stabilitas dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan, hingga upaya pengendalian inflasi di hulu dan di hilir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
INNSiDE by Meliá Yogyakarta mempererat hubungan dan sinergi dengan pelaku industri pariwisata melalui Travel Agent Gathering yang digelar Selasa (18/8/2026)
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.