Gempa Susulan di NTT Tembus 1.598 Kali, BMKG Terus Memantau
BMKG mencatat 1.598 gempa susulan pascagempa magnitudo 7,7 di NTT. Aktivitas seismik masih terus dipantau.
Bendungan Ameroro yang terletak di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara ini rencananya akan diresmikan pada Desember 2023 ini. Ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Proyek Bendungan Ameroro paket II telah rampung dan siap masuk ke tahap pengisian (impounding). Bendungan Ameroro yang terletak di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara ini rencananya akan diresmikan pada Desember 2023 ini.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo, menuturkan, progres pembangunan Bendungan Ameroro secara keseluruhan mencapai 98,45%. Adapun, khusus untuk paket II yang meliputi persiapan, pembangunan akses jalan serta jembatan, bangunan pelimpah, pembuatan landscape, penerapan sistem manajemen keselamatan konstruksi, pemasangan hidromekanikal hingga clearing area genangan progresnya sudah mencapai 100%.
BACA JUGA: 800 Ribu Wisatawan Ditarget Mengunjungi DIY Selama Libur Natal dan Tahun Baru
“Proses impounding menjadi tahapan penting pada pengerjaan bendungan setelah selesainya pekerjaan konstruksi. Secara garis besar dilakukan dengan menutup penuh pintu saluran pengelak kemudian dilakukan pemantauan debit air yang masuk ke daerah genangan dan prosedur ini sudah memenuhi syarat serta persetujuan dari Komisi Keamanan Bendungan (KKB) mengenai segi teknis pembangunan,” kata Tjahjo dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (7/12/2023).
Untuk diketahui sebelumnya, Bendungan Ameroro mulai dikerjakan pada Desember 2020 dengan biaya APBN sebesar Rp1,6 triliun. Proyek yang digarap melalui kerja sama operasi (KSO) dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk., (Adhi Karya) (KSO HK-Adhi).
Bendungan Ameroro Mulai Dibangun, Libatkan 3 Kontraktor BUMN Perinciannya yakni porsi Hutama Karya sebesar 65% dan Adhi 35%, dengan total luas garapan lahan mencapai 578,78 hektare (Ha) dengan kapasitas tampung 98 juta m3 dan luas genangan 380 Ha.
Kehadiran Bendungan Ameroro yang berlokasi di Kecamatan Uepai, Sulawesi Tenggara ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar di antaranya berpotensi menambah layanan daerah irigasi seluas 3.363 Ha yang mana sebelumnya hanya sebesar 1.903 Ha.
Di samping itu, bendungan ini juga berperan sebagai pemenuhan air baku sebesar 511 liter per detik, berpotensi dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTM) sebesar 1.3 megawatt, sebagai pengendali banjir di Kabupaten Konawe sebesar 443 m3/detik dan potensi menjadi objek wisata bagi masyarakat sekitar.
Di sisi lain, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari, Iping Mariandana Alwi, memberikan apresiasi kepada Hutama Karya (KSO HK-Adhi) atas kinerja yang baik pada pekerjaan paket II Bendungan Ameroro. “Proses pengerjaan paket II ini dilakukan secara efektif, sejauh ini tim juga sangat kooperatif dalam menyelesaikan setiap tahapannya sesuai dengan target yang telah ditentukan,” ujar Iping Mariandana Alwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BMKG mencatat 1.598 gempa susulan pascagempa magnitudo 7,7 di NTT. Aktivitas seismik masih terus dipantau.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.