Advertisement
Kepala Bea Cukai Makassar Mengaku Diperiksa Kemenkeu Soal Rumah Mewah di Cibubur
Kepala Bea Cukai Makassar, Adhi Pramono saat memimpin apel upacara di kantornya, Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/HO - Dokumentasi pribadi Instagram.
Advertisement
Harianjogja.com, MAKASSAR—Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono mengakui tengah diperiksa oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akibat mengunggah rumah mewah di Cibubur di media sosial. Dia membenarkan saat dirinya dipanggil untuk dimintai klarifikasi.
BACA JUGA: Mahfud MD Ungkap Pergerakan Uang Tak Wajar di Ditjen Pajak dan Bea Cukai
Advertisement
"Masih dikakukan penelitian dan dilakukan pemanggilan untuk klarifikasi oleh pusat," singkatnya melalui pesan WhatsApp kepada awak media di Makassar, Rabu (8/3/2023).
Sementara, Kepala Bea Cukai Sulbagsel Nugroho mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi lebih lanjut terkait pemeriksaan Andhi. Dia menunggu hasil pemeriksaan itu.
Dikatakan, pihaknya tetap akan berprasangka baik, apalagi selama ini kinerja Andhi sebagai Kepala Bea Cukai Makassar cukup memuaskan.
"Kinerja Andhi cukup baik. Hasilnya ada di pusat bukan di kanwil," pungkasnya.
Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) per 2021, Andhi tidak sekadar memiliki rumah mewah. Dia juga mengoleksi kendaraan, termasuk mobil-mobil antik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
- Bos Maktour dan Ketua Kesthuri Ditetapkan Tersangka Korupsi Kuota Haji
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru Selasa 31 Maret 2026, Cek di Sini
- Kemenko PM: Kasus Amsal Sitepu Ancaman Bagi Industri Kreatif Nasional
- Gunung Semeru Erupsi 10 Kali Sehari, Kolom Abu Capai 600 Meter
- Pemimpin Eropa Desak Penyelidikan Gugurnya Prajurit TNI
Advertisement
Advertisement








