PT Astra International Tbk Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan
Astra membuka pendaftaran SATU Indonesia Awards 2026 hingga 28 Juli untuk mencari inisiator perubahan di berbagai bidang.
Wisatawan berbelanja di Istana Oleh-oleh Endang Jaya cabang Blondo yang kini telah dilengkapi dengan restoran dan aksesoris. - Ist
Harianjogja.com, MAGELANG — Istana oleh-oleh Endang Jaya yang berada di Magelang kini dikembangkan menjadi one stop shopping. Setelah membuka restoran, toko oleh-oleh ini juga melengkapi dengan penjualan aksesoris.
“Kami ingin menjadi Endang Jaya menjadi one stop shopping untuk produk oleh-oleh khas Magelang dan sekitarnya. Jadi para customer bisa datang ke Endang Jaya menikmati restoran, belanja oleh-oleh dan bisa belanja aksesoris,” jelas pemilik Istana Oleh-oleh Endang Jaya, Evan Satria, baru-baru ini.
Istana Oleh-oleh Endang Jaya yang didirikan pada 1983 oleh orang tuanya, Joko Yuwono dan Endang Sri Hartini ini telah memiliki empat cabang yaitu pusat Endang Jaya di Rejowinangun, Cabang Jl. Ikhlas, Cabang Metro Square dan Cabang Blondo. Dua cabang yakni Metro Square dan Blondo ditambah fasilitas rumah makan dengan alasan lahan tersebut luas sehingga bisa digunakan untuk parkir bus besar maupun rombongan.
Karenanya, jika ada wisatawan atau rombongan yang hendak memesan makan bersama bisa dilayani di cabang tersebut. Restoran tersebut melayani makanan khas Indonesia dan menyesuaikan dengan pesanan wisatawan. Khusus di cabang Metro Square juga menyediakan menu empek-empek yaitu makanan khas Palembang. “Untuk makanan di restoran bisa pesan untuk prasmanan dan nasi box rombongan,” kata Evan.
Adapun untuk penjualan aksesoris ditambahkan di semua toko Endang Jaya. Aksesoris ini adalah kerajinan khas Magelang dan sekitarnya. Aksesoris yang dijual beragam variasi dan harganya, seperti gelang dan kalung mulai Rp15.000, tas mulai Rp 30.000, sandal mulai Rp25.000, kaus mulai Rp35.000, dompet mulai Rp15.000 dan topi mulai Rp30.000.
Untuk produk makanan, Istana Oleh-oleh Endang Jaya menyediakan aneka makanan khas Magelang dan daerah sekitarnya. Dari Magelang di antaranya slondok, aneka keripik, kerupuk hingga tape ketan dan wajik khas Muntilan serta Getuk khas Kota Magelang dengan harga terjangkau. Ada pula gudeg dan bakpia khas Jogja, jenang Kudus dan lain-lain.
Sistem penjualannya pun menyesuaikan perkembangan teknologi. Saat ini produk oleh-oleh dari Endang Jaya bisa dibeli melalui online.
“Kami juga mengembangkan pemasaran lewat e-commerce. Bagi customer yang kangen makanan khas atau oleh-oleh tapi tidak bisa ke Magelang, bisa membeli secara online. Toko Oleh-oleh Endang Jaya sudah ada di e-commerce,” kata Evan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astra membuka pendaftaran SATU Indonesia Awards 2026 hingga 28 Juli untuk mencari inisiator perubahan di berbagai bidang.
FBI sita 600+ drone ilegal di Piala Dunia 2026. Miami terbanyak, pelanggar ancam denda Rp1,6 M. Regulasi drone AS terancam diperketat.
Bansos PKH & BPNT tahap 3 (Juli-September) belum cair. Status penerima bisa berubah. Cek jadwal, nominal, dan cara cek NIK secara resmi di sini.
Prediksi Argentina vs Mesir di 16 besar Piala Dunia 2026: Messi vs Salah. Statistik tunjukkan Argentina lebih produktif, Mesir lebih kolektif.
Disdikpora Kota Jogja menegaskan SD dan SMP negeri dilarang memungut biaya serta menjual seragam. Siswa baru boleh memakai seragam SD hingga tiga bulan.
Pakar UII Teduh Dirgahayu menegaskan AI membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan peran wartawan dalam verifikasi dan keputusan editorial.