CSR Perusahaan Bisa Dipakai Lindungi Pekerja Informal, Ini Arahan Sri Sultan
Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong CSR perusahaan dimanfaatkan untuk memperluas perlindungan Jamsostek bagi pekerja informal di DIY.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. /Ist-dok Humas Pemprov Jateng
Harianjogja.com, SLEMAN- Dukungan untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) pada Pemilu 2024 kembali menggema di DIY. Mereka menyebut sebagai Dulur Ganjar Pranowo (DGP) dan akan mendongkrak elektabilitas Ganjar.
Ketua Umum DPP Dulur Ganjar Pronowo (DGP), Raden Zieo Suroto mengatakan DGP DIY dibentuk setelah Jawa Tengah dan Bali. Saat ini sudah terbentuk 15 provinsi selain di luar negeri seperti Singapura, Taiwan, Hongkong dan Amerika Serikat. "Setelah DIY yang akan dibentuk NTT dan Lampung yang menyatakan siap," katanya di sela acara Peneguhan Arah Juang DGP di Sleman, Rabu (2/2/2022).
Dia mengatakan, DPG dibentuk dengan visi misi untuk menaikkan elektabilitas Ganjar Pranowo untuk dicalonkan sebagai Presiden penerus Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Kepengurusan DPG, lanjutnya akan dibentuk hingga tingkat ranting di tiap kecamatan dan kalurahan. "Target kami DPG terbentuk seluruhnya di setiap provinsi pada 2023," katanya.
BACA JUGA: Barang Mewah Sejumlah Merk Ini Disebut akan Lebih Mahal di 2022
Suroto mengatakan peneguhan arah juang ini untuk memberikan SK mandat terhadap DPD kabupaten/kota di DIY. "Tujuannya adalah memberikan SK mandat kepada DPD kabupaten/kota untuk membentuk struktural hingga tingkat Kecamatan. Targetnya bisa menaikkan 2 kali lipat elektabilitas Ganjar dari calon lain," katanya.
Untuk meningkatkan elektabilitas, Suroto akan memperkuat barisan di akar rumput untuk mendukung Ganjar. "Karena grassroot kekuatan utama. Jadi seluruh Indonesia ini sedang bergulir peneguhan arah juang, setiap kabupaten/kota bahkan sampai desa. Sebentar lagi Kabupaten Semarang akan membentuk DGP di 150 desa yang akan melakukan peneguhan," ucapnya.
Suroto mengatakan sosok Ganjar dianggap sebagai tokoh yang pantas untuk menjadi presiden meneruskan Jokowi. Dia beralasan, kinerja Ganjar di DPR dan Gubernur Jateng selama dua kali periode sudah diakui. Ganjar dinilai tegas membendung kelompok radikalisme sebagaimana Jokowi.
"Pak Ganjar itu seperti Pak Jokowi, merakyat, tegas dan kreatif. Jadi punya solusi seperti di masa pandemi Corona beliau menciptakan Lapak Ganjar dan itu solusi UMKM saat pandemi," ucapnya.
Ketua DGP DPW DIY Subandi Kusuma mengatakan untuk meningkatkan elektabilitas Ganjar di DIY pihaknya akan turun ke lapangan setiap pekan. Termasuk nanti akan membangun Klinik Ganjar untuk membantu kesehatan masyarakat termasuk kegiatan vaksinasi Covid-19. "Meskipun tingkat popularitas Ganjar di DIY sudah popular, baik sebagai keluarga besar UGM dan pelopor Undang-Undang Keistimewaan DIY, kami akan terus bergerak untuk meningkatkan elektabilitas pak Ganjar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong CSR perusahaan dimanfaatkan untuk memperluas perlindungan Jamsostek bagi pekerja informal di DIY.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.