Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan, Lanjutkan Perjuangan Hukum
Roy Suryo dan Dokter Tifa menegaskan tetap melanjutkan perjuangan hukum setelah Kejari Jakarta Selatan memutuskan keduanya tidak ditahan.
Dias Angga Putra. /Ist.
Harianjogja.com, JAKARTA--Pemain Sepakbola profesional yang kini membela Bali United Dias Angga Putra mengingatkan pentingnya olahraga saat pandemi. Melalui aktivitas tersebut ia berusaha menjaga imun tubuh agar tetap sehat.
Dias mengatakan saat pandemi banyak aktivitas yang dibatasi demi menekan penyebaran virus COVID-19, bahkan saat momentum penting peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76 tidak ada aktivitas apa pun di tengah masyarakat. Namun bukan berarti semangat ikut menurun, menurutnya ia lebih memotivasi diri dan orang di sekitar agar tetap berkarya sambil terus menjaga kesehatan.
BACA JUGA : Legenda Milan Tinggalkan Kursi Pelatih Timnas Ukraina
“Inilah bentuk perjuangan kita untuk bisa merdeka dalam melakukan segala aktivitas seperti sedia kala. Kita harus percaya bahwa tubuh yang sehat dan kuat merupakan fondasi penting yang dibutuhkan oleh generasi muda Indonesia untuk dapat berjuang mengisi kemerdekaan,” katanya, Jumat (20/8/2021).
Ia menjadikan kegiatan rutin olahraga sebagai upaya untuk menjaga imun saat pandemi. Olahraga yang dimaksud, kata dia, yaitu sesuai dengan kemampuan tubuh dengan tidak memaksakan. Karena jika dipaksakan justru berdampak kurang baik terhadap kesehatan tubuh.
“Di saat pandemi seperti sekarang prioritas utama adalah menjaga imunitas tubuh dengan olahraga,” katanya.
Dias memantau kadar oksigen dalam darah melalui fitur Blood-Oxygen Saturation Measurement yang dimiliki Amazfit GTS 2 mini yang bisa digunakan untuk memantau aktivitas olahraga hingga kualitas tidur. Gadget ini juga dilengkapi berbagai fitur kesehatan modern seperti PAI Health System, 70+ Sport Modes, Sleep and Stress Monitoring.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Roy Suryo dan Dokter Tifa menegaskan tetap melanjutkan perjuangan hukum setelah Kejari Jakarta Selatan memutuskan keduanya tidak ditahan.
Sebanyak 12 tim dari 12 kota bersaing di MLSC All-Stars 2026 Kudus, ajang pembinaan sepak bola putri usia dini Indonesia.
Pemerintah targetkan 80% sampah tertangani 2029 lewat PSEL dan pemilahan dari sumber, dorong perubahan perilaku masyarakat.
Dinkes Magetan mencatat 13.000 pelajar alami gangguan mata dari 57.000 skrining 2025, sebagian besar akibat visus dan penggunaan gadget.
Menaker Yassierli respons relokasi pabrik otomotif ke Vietnam. Kemnaker pantau potensi PHK dan dorong penyelesaian bipartit.
Kuasa hukum Raudi Akmal pertanyakan penetapan tersangka kasus hibah Sleman dan siapkan praperadilan karena dinilai abaikan fakta sidang.