Rupiah Tembus Rp18.000, DPR Desak Pemerintah dan BI Bergerak Cepat
Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS dan IHSG anjlok. DPR mendesak pemerintah dan BI segera konsolidasi fiskal dan moneter.
Ilustrasi hujan meteor perseid
Harianjogja.com, JAKARTA - Hujan meteor perseids tahun ini, merupakan salah satu hujan meteor terbaik hampir sepanjang bulan Agustus.
Hujan meteor Perseid yang diperkirakan aktif hingga 24 Agustus merupakan pertunjukan yang tidak ingin dilewatkan terutama jika Anda adalah pengamat bintang.
Anda dapat menyaksikan hujan meteor tersebut secara langsung, ataupun melalui siaran langsung. NASA mengatakan bahwa hujan meteor tahun ini merupakan yang terbaik.
BACA JUGA: Awan Panas Merapi meluncur hingga 3 Kilometer, Hujan Abu Guyur Magelang
Royal Astronomical Society mengatakan bahwa meteor paling baik dilihat dari belahan Bumi utara, dan dalam kondisi ideal tanpa awan dan pengamat bisa melihat hingga 50 jam terutama pada tanggal 12 Agustus dalam pernyataan puncaknya.
NASA dalam penjelasan Perseids yang ditujukan untuk Belahan Bumi Utara mengatakan bahwa perseids adalah salah satu hujan paling banyak dengan 50 hingga 100 meteor perjamnya, dan terjadi dengan cuaca malam musim panas yang hangat dan memudahkan pengamat langit untuk melihatnya.
Untuk menemukan Perseus, Anda juga dapat menggunakan aplikasi pengamatan bintang yang dapat membantu Anda menemukan rasi bintang.
Menonton lewat live streaming
Proyek Teleskop Virtual akan menyelenggarakan sesi menonton Perseids pada 10 Agustus pukul 5 sore PT, atau pukul 7 pagi WIB pada tanggal 11 Agustus.
Selain itu, Anda juga dapat menonton siarang langsung dari NASA, yang diselenggarakan oleh Meteoroid Environment Office di Marshall Space Flight Center. Siaran langsung tersebut akan dimulai pada pukul 8 malam PT pada tanggal 11 Agustus, atau jam 10 pagi WIB pada tanggal 12 Agustus, melalui Facebook, Twitter dan Youtube.
Untuk mendapatkan pengalaman atau menangkap momen tersebut dengan baik, Anda dapat melakukannya pada titik gelap pada malam yang cerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS dan IHSG anjlok. DPR mendesak pemerintah dan BI segera konsolidasi fiskal dan moneter.
PPN DTP properti diperpanjang hingga 2027. Knight Frank menilai kebijakan ini efektif mendorong transaksi rumah dan menekan backlog perumahan.
Peredaran miras ilegal di Bantul beralih ke sistem COD. Polisi membongkar modus baru dan menangkap dua pelaku dalam operasi penyamaran.
Presiden Prabowo menyebut Indonesia kehilangan lebih dari US$900 miliar akibat praktik under-invoicing yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Rupiah melemah ke Rp18.107 per dolar AS akibat penguatan dolar AS, kenaikan harga minyak, dan memanasnya konflik Timur Tengah.
OpenAI merilis Lockdown Mode di ChatGPT untuk mengurangi risiko kebocoran data akibat serangan prompt injection dan ancaman siber berbasis AI.