Iran Ajukan 3 Syarat Pembukaan Selat Hormuz ke AS
Iran mengajukan syarat kepada AS untuk membuka Selat Hormuz, termasuk penghentian perang dan pengembalian aset yang dibekukan.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Orang yang telah divaksin Covid-19 bukan berarti bebas dari protokol kesehatan. Perlu diingat bahwa ada aktivitas tertentu yang masih harus dihindari setelah orang suntik vaksin Covid-19.
Sebab suntik vaksin juga belum menjamin 100 persen orang kebal dari serangan virus corona Covid-19. Hal ini seolah terdengar mengecewakan, mengingat banyaknya orang yang menghadapi bahaya pandemi virus tersebut selama setahun terakhir.
Melansir Suara.com--jaringan Harianjogja.com dari Times of India, ruang gerak dan sosial masyarakat menjadi sangat terbatas akibat adanya pandemi tersebut.
Rupanya, adanya keinginan untuk bebas melakukan berbagai aktivitas setelah suntik vaksin Covid-19 dua kali sedikit terfasilitasi.
Menurut pedoman dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), orang yang suntik vaksin Covid-19 bisa melakukan beberapa aktivitas tertentu yang sebelumnya dibatasi. Apa saja?
1. Lepas masker di antara orang yang sudan vaksin
Anda bisa melakukan apapun tanpa memakai masker bersama orang-orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 dua kali.
Anda tidak perlu menghindari orang-orang yang sudah vaksin dan bisa berkumpul dengan aman di dalam ruangan.
2. Merawat pasien Covid-19
Orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 penuh juga bebas merawat pasien virus corona. Karena itu, vaksin Covid-19 diutamakan bagi petugas kesehatan.
Tapi, Anda tetap harus mengikuti protokol kesehatan, seperti memakai masker dan mencuci tangan selama merawatnya.
3. Tak perlu karantina ketika terpapar virus corona
Pedoman CDC juga mengatakan orang yang sudah vaksin Covid-19 dua kali tidak perlu melakukan tindakan karantina saat terpapar virus, termasuk tes Covid-19, mengisolasi diri dan menghindari orang yang sudah vaksin.
Tapi, beberapa ahli memperingatkan bahwa orang dengan penyakit penyerta dan tinggal dengan kelompok rentan terinfeksi, arus tetap melakukan tindakan karantina dasar serta tes Covid-19.
4. Bebas mengunjungi kerabat
Ada sebagian besar orang yang belum vaksin Covid-19 sehingga belum terlindungi. Tapi, ini bukan berarti orang tidak bisa berbaur lagi.
Orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 bisa mengunjungi atau menghabiskan waktu bersama orang yang belum suntik vaksin, termasuk anak-anak dan orang dewasa.
Tapi, Anda harus mengikuti tindakan pencegahan dasar, seperti pakai masker dan cuci tangan.
5. Tidak perlu tes Covid-19 jika muncul gejala
Orang yang sudah vaksin Covid-19 tidak memerlukan pengujian jika terpapar virus. Saat ini, pengujian Covid-19 dan skrining cepat salah satu tindakan umum untuk mengidentifikasi orang yang terinfeksi dan tidak terinfeksi.
Tapi, orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 mungkin tidak perlu menjalani pengujian, kecuali mereka memiliki gejala. Sebab, tingkat penularan dan gejala infeksi mereka lebih rendah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Iran mengajukan syarat kepada AS untuk membuka Selat Hormuz, termasuk penghentian perang dan pengembalian aset yang dibekukan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.
Kerusuhan hajatan di Sragen viral di media sosial. Korban bersama tim musik resmi melaporkan dugaan penganiayaan ke Polres Sragen.