Siloam Hospitals Hadirkan Tes Molekuler Isotermal, Layanan Swab Covid-19 Terbaru

Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group, Caroline Riady. - Ist
24 November 2020 15:07 WIB Herlambang Jati Kusumo News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Siloam Hospitals menghadirkan tes molekuler isotermal di Indonesia. Tes molekuler isotermal merupakan metode terbaru deteksi Covid-19 dengan performa tinggi.

Pengumpulan sampel untuk tes ini dilakukan melalui usapan (swab) nasofaring. Metode tes molekuler isotermal menggunakan  amplifikasi asam nukleat isotermal, yang dapat menghasilkan waktu proses pemeriksaan lebih singkat dengan sensitivitas hasil tes 95,0% dan spesifisitas 9m.9%.

Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group, Caroline Riady, mengatakan dengan tersedianya  layanan tes molekuler isotermal di jaringan rumah sakit Siloam di seluruh Indonesia, masyarakat akan  semakin mudah untuk mendapatkan akses terhadap tes Covid-19 dengan performa tinggi.

“Siloam Hospitals Group bersyukur dapat terus melayani dan memastikan terpenuhinya kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia melalui penyediaan tes Covid-19 yang komprehensif mulai dari tes antibodi [rapid dan serologi], antigen [swab antigen], hingga molekuler [RT-PCR dan isotermal]. Kami berharap  masyarakat dapat memanfaatkan pilihan tes yang tersedia di jaringan rumah sakit kami untuk kesehatan  dan keamanan bersama,” ucap Caroline, Jumat (20/11/2020).

Performa tes dengan alat Abbott ID NOW™ ini telah terbukti secara global dalam penerapan uji Covid-19, khususnya dalam hal waktu proses pemeriksaan, lima menit untuk hasil positif dan 15 menit untuk hasil negatif, serta beragam keunggulan lainnya. Seperti mudah diakses dan diterapkan terutama sebagai penggunaan Point of Care Test (POCT). Lalu, performa tinggi dengan sensitivitas dan spesifisitas tinggi. Kemudian, kesalahan hasil tes (false positive test result) yang minimal. Serta, teknologi dari Amerika Serikat yang telah tersertifikasi FDA EUA, CLIA Waived, dan CE Eropa.

Di kesempatan yang sama, pakar patologi klinis Universitas Indonesia (UI), Siti Boedina menyatakan tes PCR terbagi dua, yakni tes molekuler isotermal dan RT-PCR. RT-PCR mendeteksi protein virus. Secara umum, dua-duanya mendeteksi materi virus. “Tes ini [tes molekuler isotermal] mendeteksi DNA virus,” ucap Siti.

Menurut dia, alat tes molekuler isotermal simpel dan bisa dibawa ke mana-mana. Pemeriksaannya juga tak butuh proses lama. Hanya sekitar 30 menit, sudah ada hasil yang bisa dijadikan pegangan soal kondisi kesehatan seseorang.

Tes molekuler isotermal tersedia di seluruh rumah sakit Siloam Hospitals Group mulai dari Rp999.000  (minimum 10 orang). Selain digunakan untuk pasien dengan onset gejala kurang dari tujuh hari, tes ini sangat sesuai digunakan untuk kasus gawat darurat di IGD, tindakan operasi yang harus segera dilakukan, serta rawat inap. Dengan sifatnya yang portable atau mudah dibawa, layanan tes molekuler isotermal pun tidak terbatas hanya di lingkungan rumah sakit saja.

Bagi masyarakat yang sudah mulai berkegiatan dengan jumlah peserta terbatas, misalnya acara resepsi pernikahan, pertemuan sosial atau kantor, layanan tes ini juga dapat digunakan. Selain itu, juga Siloam menyediakan layanan tes di rumah (homecare).