Advertisement
4 Pasien di Klaten Sembuh dari Covid-19, Ini Daftarnya
Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KLATEN – Sebanyak empat pasien positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Bagas Waras Klaten dinyatakan sembuh, Senin (15/6/2020) sore. Mereka yang sebagian besar masih berusia muda itu berlatar bekakang tenaga kesehatan hingga pemilik toko bangunan.
Informasi yang dihimpun JIBI/Solopos, keempat pasien yang dinyatakan sembuh berasal dari Juwiring, Karanganom, Pedan dan Delanggu. Meski pulang, keempat pasien Klaten yang sudah sembuh dari Covid-19 itu diwajibkan mengisolasi diri selama 14 hari ke depan.
Advertisement
Pasien asal Juwiring yang dinyatakan sembuh, yakni seorang laki-laki, S, 44. S merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kota Solo. S Dirawat di RSD Bagas Waras Klaten sejak, 1 Juni 2020.
Semula, S diketaui sebagai pasien positif Covid-19 saat yang bersangkutan mengikuti rapid test massal di kantornya di Solo, 28 Mei 2020. Hasil rapid test menyebutkan reaktif. S yang diwajibkan mengisolasi diri di rumahnya di Juwiring mengikuti tes swab, 29 Mei 2020 dan 30 Mei 2020. Hasil test swab positif.
Pasien positif Covid-19 yang sembuh berikutnya, yakni seorang perempuan, IN, 57, seorang pemilik toko bangunan di Karanganom, Klaten. IN terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (2/6/2020). IN diduga terpapar virus corona dari salah seorang pekerjanya.
Sebelumnya, IN mengikuti rapid test dengan hasil reaktif, 22 Mei 2020. IN mengikuti tes swab dengan hasil positif, 29 Mei 2020 dan 30 Mei 2020.
Pasien berikutnya, seorang laki-laki, AH, 37, asal Pedan. AH merupakan seorang karyawan swasta yang diketahui memiliki gejala Covid-19 saat mengurus surat izin keluar keluar (SIKM). AH mengikuti rapid test, 28 Mei 2020 dengn hasil reaktif.
Selanjutnya, AH mengikuti tes swab, 2 Juni 2020 dan 3 Juni 2020. Hasil tes itu keluar pada 6 Juni 2020 dengan status, yakni positif.
Pasien terakhir yang sembuh dari Covid-19 di RSD Bagas Waras Klaten, yakni ADE, 22. ADE merupakan Tenaga Kesehatan (Nakes) asal Rumah Sakit Umum (RSU) Mitra Keluarga Husada Pedan. ADE melakukan rapid test, 23 Mei 2020 dengan hasil reaktif. Sedangkan, tes swab berlangsung, 27 Mei 2020 dan 28 Mei 2020. Hasilnya menunjukkan positif.
"Faktor disiplin sangat mempengaruhi kecepatan sembuh. Di samping itu, juga dipengaruhi daya imunitas. Kami mengucapkan selamat sembuh. Sebarkan pengalaman yang dialami ke masyarakat sekitar kalau Covid-19 itu bisa sembuh," kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekminto, saat jumpa pers di RSD Bagas Waras Klaten, Senin (15/6/2020).
Hal senada dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Cahyono Widodo. Salah satu penyebab utama, para pasien Covid-19 dapat sembuh, yakni dari faktor usia.
"Rata-rata masih muda. Ini fenonema baru. Hasil evaluasi pengobatan memang negatif [hasil swab kali terakhir saat menjalani perawatan di RSD Bagas Waras Klaten]," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- OTT KPK 2026: Bupati Cilacap Ditangkap, Operasi ke-9 Tahun Ini
- Jadwal Buka Puasa Jogja 13 Maret 2026: Magrib 17.56 WIB
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakpus Diselidiki Polisi
- Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni
- Antrean 350 Meter di GT Purwomartani, Arus Dialihkan ke Prambanan
Advertisement
Advertisement








