Magelang Perkuat Koordinasi Jelang Lebaran dan Arus Mudik
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- Hujan diperkirakan sudah mulai berkurang di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Hari ini, Kamis (16/4/2020) hujan diperkirakan hanya akan turun pada malam hari di Sleman. Intensitas hujan berupa hujan lokal.
Pada pagi, siang dan dini hari, cuaca di Sleman diperkirakan cerah berawan.
Selebihnya, cuaca di empat daerah lain, yakni Kota Jogja, Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo cenderung lebih banyak cerah berawan. Bahkan, di Bantul, pada siang hari diperkirakan cerah.
Cuaca cerah berawan diperkirakan ini diperkirakan berlangsung mulai pagi, siang, malam hingga dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 33 derajat celcius dengan kelembaban 50 hingga 90%.
Tinggi gelombang laut selatan diperkirakan 1,5 hingga 2 meter, dengan angin bertiup dari timur ke barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Dispar DIY siapkan strategi transisi menuju Malioboro full pedestrian. Akses diatur ulang, parkir dan shuttle dioptimalkan demi kenyamanan wisatawan.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
DP3 Sleman keluarkan edaran waspada wereng batang coklat. Petani diminta perkuat PHT dan deteksi dini untuk cegah gagal panen.
Pemkab Kulonprogo perkuat iklim investasi melalui layanan perizinan terintegrasi OSS-RBA dan penyediaan data potensi daerah.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.