Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- Hujan diperkirakan sudah mulai berkurang di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Hari ini, Kamis (16/4/2020) hujan diperkirakan hanya akan turun pada malam hari di Sleman. Intensitas hujan berupa hujan lokal.
Pada pagi, siang dan dini hari, cuaca di Sleman diperkirakan cerah berawan.
Selebihnya, cuaca di empat daerah lain, yakni Kota Jogja, Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo cenderung lebih banyak cerah berawan. Bahkan, di Bantul, pada siang hari diperkirakan cerah.
Cuaca cerah berawan diperkirakan ini diperkirakan berlangsung mulai pagi, siang, malam hingga dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 33 derajat celcius dengan kelembaban 50 hingga 90%.
Tinggi gelombang laut selatan diperkirakan 1,5 hingga 2 meter, dengan angin bertiup dari timur ke barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Simak contoh surat referensi kerja yang benar, fungsi, manfaat, serta format resmi yang dapat meningkatkan peluang diterima di perusahaan.
Rektor Prof. Hari Purnomo mengajak alumni membangun growth mindset untuk menghadapi AI dan tantangan global.
Video Pos Polisi Nampu Saradan viral di media sosial. Warganet membagikan kenangan melintasi jalur lama Madiun–Nganjuk sebelum era jalan tol.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,3 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY. BMKG memastikan gempa akibat subduksi ini tidak berpotensi tsunami.