Kebakaran Gunung Lawu Merembet ke Hutan Lindung Ngawi, 13 Hektare Terbakar
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Ilustrasi perbaikan rel kereta api. (Bisnis)
Harianjogja.com, SEMARANG — Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi mendorong reaktivasi rel kereta api. Upaya menghidupkan kembali jalur besi itu diharapkan memudahkan akses masyarakat dengan pelayanan KA yang lebih nyaman dan aman.
Rukma menjelaskan, transportasi KA khususnya Jateng perlu diperluas lagi jangkauannya dengan menghidupkan kembali atau reaktivasi rel KA yang lama tak terpakai. “Dengan reaktivasi rel KA itu, lebih memudahkan akses masyarakat dengan pelayanan KA yang sekarang lebih nyaman dan aman,” kata Rukma Kamis (25/7/2019).
Dia menuturkan reaktivasi dengan rute KA Jogja-Magelang seharusnya tak sulit dilaksanakan. Harapannya, kata dia, tidak hanya jangkauan yang semakin luas tapi juga mampu meningkatkan sektor pariwisata dan menunjang kegiatan industri.
Menanggapi hal itu, Deputi Executive Vice President PT KAI Daops IV Semarang Johanes Hutabarat, mengatakan selama ini pihaknya tetap fokus pada sarana berupa kereta yang laik, nyaman, dan aman dan prasarana berupa jalur rel KA. Ia menyebutkan di Jateng sendiri ada 650-an km jalur KA. “Dengan adanya kajian dari pemerintah, reaktivasi rel KA bisa memperluas jangkauan moda transportasi KA,” ujarnya.
Kepala Bidang Jaringan Transportasi dan Kereta Api Dinas Perhubungan Jateng Henggar Budi Hanggoro menjelaska , saat ini ada 5 segmen jalur KA yang masuk dalam perencanaan. Beberapa di antaranya Semarang-Demak-Kudus-Pati, Semarang-Ambarawa-Magelang-Yogyakarta, Tawang-Tanjung Mas, dan Purwokerto-Wonosobo.
“Yang masih dikerjakan, yakni Kedungjati-Tuntang sejak 2014 dan sekarang masih berlanjut. Intinya, reaktivasi rel KA itu masuk dalam rencana induk pembangunan 2018-2023,” jelasnya.
Sementara itu, Dosen Fakultas Tekhnik Unissula Semarang Gatot Rusbintardjo mengakui moda transportasi KA mampu mengurangi kepadatan di jalan raya. Kondisi itu patut didukung dengan penambahan jalur KA agar akses masyarakat semakin mudah.
“Memang, reaktivasi rel KA itu harus dilakukan agar semua wilayah di Jateng terhubung. Dengan begitu, KA semakin maju,” kata Gatot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.