Sistem Zonasi Berguna untuk Ketahui Kondisi Riil Pendidikan Indonesia

Muhadjir Effendy - Antara
08 Juli 2019 22:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan berkat sistem zonasi, kondisi pendidikan di Tanah Air yang sebenarnya bisa diketahui.

“Dengan sistem berbasis zonasi ini, sekarang kami tahu ada daerah yang tidak memiliki sekolah atau blind spot. Kemarin di Sulawesi Utara, dengan zonasi ini juga diketahui berapa meter jalan yang harus dibangun, karena selama ini tidak ada jalan yang layak ke sekolah itu,” ujar Mendikbud di Jakarta, Senin (8/7/2019).

Pemerintah daerah, lanjut dia, harus menyadari membangun manusia lebih penting dari segala-galanya dan itu hanya bisa dilakukan melalui pendidikan.

“Kalau perlu tidak makan dulu sekarang, yang penting anak-anak sekolahnya bagus, nanti negara yang akan maju,” kata Muhadjir.

Pemda memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah masing-masing, sedangkan Kemendikbud memberikan solusi pada daerah melalui kebijakan pendidikan seperti hasil pemetaan ujian nasional (UN).

“Hasil UN ini memberikan diagnosis pendidikan. Jadi sekolah dapat menggunakan hasil UN sebagai alat refleksi untuk peningkatan mutu pendidikan, mulai dari pelatihan guru,” ujar Muhadjir.

Dalam waktu dekat, Kemendikbud akan bertemu dengan pemerintah daerah membahas apa saja persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun depan. Juga tindak lanjut dari sistem zonasi yakni untuk distribusi guru dan juga pembangunan sarana prasarana pendidikan.

Sumber : Antara