Round-up Asian Games 2026: Karate Tambah Perunggu untuk Indonesia
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
Ilustrasi polisi Densus bersenjata./JIBI
Harianjogja.com, BEKASI--Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dikabarkan kembali menangkap satu terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Kota Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (11/5/2019) malam.
Penangkapan dilakukan di rumah kontrakan yang berada di Jalan Mandor Haji Demong, Kampung Babakan RT 01 RW 03, Mustikajaya, Mustikasari, Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Terduga teroris berinisial DO, diketahui dalam kesehariannya berkedok sebagai pengemudi ojek online (ojol). Ia diketahui tinggal bersama seorang istri dan empat anaknya.
Kasubbag Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota AKP Erna Ruswing Andari membenarkan penangkapan terduga teroris DO. "Ya benar, kami hanya pengamanan wilayah, tindakan dilakukan Densus," singkat Erna, Minggu (12/5/2019).
Sementara itu di lokasi kejadian, kontrakan yang ditinggali oleh DO nampak sepi. Pintunya tertutup rapat tanpa ada garis polisi. Hanya saja, warga setempat membenarkan jika DO telah ditangkap aparat pada Sabtu malam kemarin.
"Malam ada banyak polisi, sepertinya iya ditangkap, rame polisi," ungkap seorang warga bernama Tardi kepada awak media saat di konfirmasi.
Tardi mengatakan jika dirinya tidak lebih mengenal jauh DO. Yang ia ketahui bahwa DO adalah seorang pengemudi ojol. "Nggak kenal banget, orangnya tertutup, istrinya juga jarang keluar, di dalam rumah aja kerjaanya. Kalau suaminya [DO] berangkat kerja pagi kalau pulang selalu malam. Keluarga itu baru ngontrak empat bulan," kata dia.
Dari informasi yang dihimpun, Densus 88 Antiteror menyita sejumlah barang bukti dari kontrakan berukuran 3 x 5 meter. Barang tersebut berupa, busur berikut beberapa buah anak panah, serta sepeda motor Honda Supra Fit nopol B 6761 FCU.
Sebelumnya, Mabes Polri menyebutkan jika terdapat belasan terduga teroris jaringan JAD yang singgah di kawasan timur Ibu Kota DKI Jakarta ini. Penangkapan DO menambah daftat polisi yang semula baru mengungkap tujuh terduga teroris kini terdapat delapan yang berhasil diungkap.
Dari delapan terduga teroris itu bahkan dua diantaranya telah tewas diberondong timah panas oleh petugas saat upaya melarikan diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.