Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Sri Sultan HB X/Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Pemilu 2019 diharapkan berjalan secara demokratis, aman, tanpa intimidasi dan money politics. Harapan tersebut diutarakan Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan HX seusai mengikuti Doa Bersama untuk Pemilu 2019 yang digelar KPU DIY di Kepatihan, Senin (15/4/2019) malam.
Sultan meminta agar pemenang pemilu tidak jemawa, sedangkan yang kalah harus bersikap kesatria. “Yang menang jangan sombong, yang kalah harus bisa menerima kekalahan dengan kesatria,” katanya.
Sultan mengatakan hak dan kedaulatan memilih berada di tangan rakyat. Kubu yang kalah tidak perlu melakukan people power atau pengerahan massa. “Kalau ada [pelanggaran pemilu], aturan sudah ada semua,” kata Sultan.
Menurut Sultan, peran dan partisipasi masyarakat penting untuk menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi. Hak politik pemilih harus mendapatkan jaminan. “Rakyat bisa memilih tanpa ada tekanan, tanpa ada intimidasi dan bentuk ancaman lainnya,” katanya.
Dia juga mengingatkan suksesnya pemilu bukan hanya terletak pada integritas penyelenggara pemilu, tetapi juga kerja sama semua pihak, mulai bawaslu, pemerintah, dan juga petugas keamanan untuk menjaga pelaksanaan pemilu.
“Masyarakat juga harus bisa berpartisipasi dengan santun, mengedepankan kesatuan dan persatuan. Ini harus dikawal. Doa bersama ini dilakukan untuk memohon agar kegiatan pemilu bisa berjalan aman sejuk dan lancar,” ucap Sultan.
Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan mengatakan doa bersama tersebut melibatkan semua peserta pemilu, mulai dari pimpinan partai politik hingga calon anggota DPD. Doa bersama juga melibatkan pemuka agama dari semua agama di Indonesia.
“Semua proses dan persiapan Pemilu 2019 sudah siap. Tinggal pelaksanaannya saja yang kami harap bisa berjalan dengan aman dan lancar, kami berharap para peserta pemilu dan masyarakat bisa mendukung agar pemilu di DIY sukses.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.