Advertisement

UNBK, Guru Laki-Laki Ronda Jaga Komputer, Guru Perempuan Bikin Snack

Newswire
Kamis, 04 April 2019 - 20:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
UNBK, Guru Laki-Laki Ronda Jaga Komputer, Guru Perempuan Bikin Snack Sejumlah siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Senin (25/3/2019). - ANTARA/Syifa Yulinnas

Advertisement

Harianjogja.com, MAKASSAR--Sejumlah sekolah penyelenggara ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, melakukan ronda atau jaga malam bagi para guru lelaki. Hal ini dilakukan untuk mengamankan perangkat  komputer, laptop, dan server yang dipakai selama ujian. 

Mereka bertugas menjaga keamanan fasilitas infrastruktur pelaksanaan ujian siswa-siswi sekolah menengah atas (SMA), terutama pada jeda waktu pelaksanaan ujian antara hari ketiga (4/4/2019) sampai dengan hari empat (8/4/2019).

Advertisement

Sejumlah pihak sekolah penyelenggara UNBK di Makassar, menyebutkan persiapan ekstra itu dilakukan untuk mengantisipasi berbagai masalah utamanya pada pengamanan infrastruktur yang digunakan saat ujian, seperti komputer, laptop dan server.

Kepala SMAN 11 Makassar, Dra Masyita mengatakan pengamanan semakin diperketat, bukan hanya pada malam hari tetapi juga siang hari, dengan cara membagi tugas jaga bagi para guru di sekolah itu.

"Tugas jaga bagi guru laki-laki dilakukan setiap malam hari, sedangkan guru perempuan pada waktu siang hari," ujarnya.

Menurut dia, pihak sekolah itu sudah melayangkan surat tugas kepada para guru untuk penjagaan dan ronda, agar ada rasa tanggung jawab, terutama bagi guru-guru laki-laki, sedangkan guru perempuan bertanggung jawab menyiapkan konsumsi atau snack selama penjagaan.

"Jadi siang juga tetap kita amankan karena berdasarkan pengalaman sebelum ujian kemarin, ada beberapa sekolah swasta mengalami kecurian," kata Masyita.

Penjagaan intensif tersebut juga dibantu pihak aparat keamanan dan ketertiban masyarakat setempat, pihak kepolisian dan satuan pengamanan (satpam) sekolah.

"Sebenarnya kami dari pihak penyelenggara merasa sedikit khawatir dengan pengamanan laptop, server dan sebagainya. Kan tanggung jawabnya ke kami," lanjut Masyita.

Peserta UNBK di SMA 11 Makassar sebanyak 398 siswa menggunakan empat ruangan yang dibagi ke dalam tiga sesi.

Hal senada disampaikan Kepala SMA 9 Makassar Supardin. Ia menyebutkan pihaknya telah menyurati dan memperbanyak koordinasi dengan pihak kepolisian dan Koramil setempat sebagai bentuk antisipasi pengamanan selama masa jeda empat hari ujian ini.

"Pokoknya kita tidak boleh lengah. Malam hari, kami juga maksimalkan penjagaan dari guru-guru dan satpam di sini dalam waktu 24 jam," ujarnya.

Di tempat berbeda, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo menyatakan hal inilah yang memang harus dilakukan pihak sekolah dan juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Irman menegaskan upaya antisipasi yang dilakukan pihak sekolah tersebut sangat penting untuk menjamin keamanan dan kelancaran pelaksanaan ujian di sekolah masing-masing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara/Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103

Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103

Jogja
| Sabtu, 04 April 2026, 16:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement