650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Ilustrasi penangkapan/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JAKARTA--Seorang pria berinisial SN rupanya memiliki tingkat emosioal yang tinggi. Ia nekat menghancurkan mobil yang terparkir di Jalan Mangga Besar, Komplek 38, Jakarta Barat, Sabtu (9/3/2019).
Kapolsek Tamansari AKBP Rully Indra mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Pria yang berprofesi sebagai buruh bongkar muat tersebut memecahkan kaca mobil bagian depan, dan dua pintu mobil.
Mobil yang dirusak tersebut adalah milik warga setempat yang kebetulan diparkir di area depan rumah koko tempat SN bekerja.
Rully menduga SN merusak mobil itu lantaran dinilai mengganggu aktivitasnya sebagai buruh angkut barang. "Ya sejauh ini motifnya murni emosi. Pelaku merasa mobil tersebut menghalangi pekerjaannya," ujar Rully, Sabtu (9/3/3019).
Setelah peristiwa itu, pemilik mobil melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tamansari. Satu jam kemudian, SN diringkus dan dibawa ke mapolsek untuk diperiksa.
"Pelaku tengah diperiksa secara intensif,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.