Motor Listrik Berpotensi Lebih Hemat Rp500.000 per Bulan dari Motor Konvensional
Ilectra Motor Group, entitas Grup Indika, menghitung biaya pemakaian motor listrik lebih hemat dibandingkan kovensional.
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma\'ruf Amin mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019)./Antara-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA–Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja mengharapkan KPU membuat pendalaman visi misi capres dan cawapres agar seluruh program bisa dipahami khalayak.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Eriko Sotarduga, mengatakan media massa bisa menyelenggarakan sendiri pendalaman itu dengan pola unik dan menarik.
“Membuat acara katakanlah satu pekan dua kali sesuai format TV atau format media online atau media cetak silakan saja menggali lebih jauh,” katanya di Jakarta, Kamis (21/2/2019).
Eriko menjelaskan dalam acara tersebut publik bisa bertanya mengenai tema yang dibahas. Ini diperkirakan bisa menggaet simpati pada pemilihan presiden.
Menurut dia, kecenderungan masyarakat yang menginginkan pola demikian. Pertanyaan yang dilontarkan bukan hanya substansi program, tetapi juga apa yang akan dilakukan selama menjadi kepala negara.
“Jangan sampai terbuang percuma waktu yang lima tahun itu. Rakyat memilih kemudian ternyata esesnsi sesungguhnya yang diharapkan itu tidak didapatkan. Itu sebenarnya yang kita lihat dari debat ini,” jelasnya.
Debat ketiga akan dilaksanakan pada 17 Maret di Hotel Sultan, Jakarta Pusat. Debat ini diikuti oleh calon wakil presiden saja, Ma\'ruf Amin dan Sandiaga Uno dengan tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Ilectra Motor Group, entitas Grup Indika, menghitung biaya pemakaian motor listrik lebih hemat dibandingkan kovensional.
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP jelang libur Iduladha 2026 untuk memastikan keselamatan perjalanan masyarakat.
Ditjenpas memindahkan 80 napi high risk ke Nusakambangan selama Mei 2026 untuk memperkuat keamanan dan pembinaan lapas.
Kasus kekerasan seksual UPN Veteran Yogyakarta memasuki tahap sanksi. Lima dosen dinonaktifkan sementara oleh kampus.
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.