15.945 Siswa Rasakan Manfaat Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA – Calon presiden Prabowo Subianto mempertanyakan pernyataan tim suksesnya yang menyebut gaji guru di Indonesia akan naik Rp20 juta. Dia mempertanyakan dari mana uang untuk membayar gaji setinggi itu.
“Kenaikan ini, kenaikan itu, uangnya dari mana gitu loh?” kata Prabowo kepada wartawan usai di sela menghadiri Forum Ekonomi International di Sangrila-Lia, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).
Sebelumnya Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga sekaligus Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengusulkan gaji guru naik untuk menjamin kesejahteraan pengajara.
Menurutnya Prabowo-Sandi punya program meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, salah satunya dengan meningkatkan kesehjahteraan guru. “Gaji guru dinaikkan menjadi Rp20 juta, diseleksi dengan baik gurunya," sebut Mardani.
Tapi, Prabowo justru memertanyakan sumber dananya. Jika harus membayar gaji guru sebanyak itu, dia khawatir utang Indonesia akan makin bertambah.
“Kita utang terus. Tiap hari utang kita 1 triliun, jadi kalau saya omong janji ini, janji itu, kan saya bohong kepada rakyat,” lanjut Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Menlu Sugiono mendorong reformasi PBB dan Dewan Keamanan agar lebih relevan menghadapi konflik global dan tantangan dunia saat ini.
Istana menegaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari program Banpres untuk masyarakat dan bukan untuk kepentingan pribadi.
Polresta Pekalongan mengusut dugaan pencabulan enam santriwati di sebuah ponpes di Buaran dan mengamankan pengasuh pondok.
InJourney Airports memproyeksikan tiga juta penumpang pesawat melintas di 37 bandara selama libur Iduladha dan Hari Lahir Pancasila 2026.
Ledakan balon udara berpetasan di Blitar saat Iduladha menewaskan satu warga dan melukai dua anak di Desa Tambakan.