Nadeo Targetkan Indonesia Akhiri Penantian 30 Tahun Juara ASEAN Cup
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA – Calon presiden Prabowo Subianto mempertanyakan pernyataan tim suksesnya yang menyebut gaji guru di Indonesia akan naik Rp20 juta. Dia mempertanyakan dari mana uang untuk membayar gaji setinggi itu.
“Kenaikan ini, kenaikan itu, uangnya dari mana gitu loh?” kata Prabowo kepada wartawan usai di sela menghadiri Forum Ekonomi International di Sangrila-Lia, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).
Sebelumnya Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga sekaligus Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengusulkan gaji guru naik untuk menjamin kesejahteraan pengajara.
Menurutnya Prabowo-Sandi punya program meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, salah satunya dengan meningkatkan kesehjahteraan guru. “Gaji guru dinaikkan menjadi Rp20 juta, diseleksi dengan baik gurunya," sebut Mardani.
Tapi, Prabowo justru memertanyakan sumber dananya. Jika harus membayar gaji guru sebanyak itu, dia khawatir utang Indonesia akan makin bertambah.
“Kita utang terus. Tiap hari utang kita 1 triliun, jadi kalau saya omong janji ini, janji itu, kan saya bohong kepada rakyat,” lanjut Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Bea Cukai Kudus menerapkan ultimum remidium terhadap tujuh kasus rokok ilegal dengan total denda Rp582,71 juta sepanjang semester I/2026.
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Sebanyak 11 SPPG di Sleman menghentikan operasional sementara akibat kendala renovasi, IPAL, dan administrasi.