Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Ilustrasi kekeringan/REUTERS-Jose Cabezas
Harianjogja.com, BOGOR- Kekeringan menimbulkan penderitaan bagi warga Bogor, Jawa Barat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak tujuh kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat dilanda kekeringan dan krisis air bersih.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Sumardi mengatakan, ketujuh kecamatan tersebut yakni Tenjo, Sukajaya, Ciampea, Citeureup, Babakan Madang, Rancabungur dan Klapanunggal.
"Dari tujuh kecamatan itu ada sembilan desa terdiri 4.589 kepala keluarga atau sebanyak 15.400 jiwa yang terdampak kekeringan selama dua pekan terakhir," kata Sumardi, Sabtu (11/8/2018).
Suamardi menambahkan, kecamatan yang terparah akibat kekeringan ini ada di Kecamatan Tenjo. Di sana, warga hanya bisa mengandalkan bantuan air bersih dari BPBD untuk dikonsumsi sehari-hari.
"Paling parah baru tiga desa yang terdiri dari 22 kampung di Tenjo. Untuk mandi mereka masih bisa mengambil dari sumur dan selokan. Kalau minum, dari air bersih yang kita distribusikan," jelasnya.
Namun, Sumardi menyebut bahwa kekeringan ini belum separah saat musim kemarau pada 2015 lalu. Hal itu terlihat dari belum adanya laporan dari wilayah langganan kekeringan seperti di Jonggol.
"Mungkin karena penanganan air yang sudah bagus di sana. Jadi dampak kekeringan tidak separah dulu. Tapi kita tetap siaga jika dibutuhkan. Diprediksi kekeringan ini sampai akhir Agustus," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Logistik BPBD Kabupaten Bogor Asep Usman mengatakan pihaknya sudah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 30 truk tangki mulai pertengahan bulan Juli 2018 lalu.
"Sampai saat ini, kami sudah sekitar 30 truk tangki berkapasitas 5.000 liter air bersih yang telah kita distribusi ke warga yang membutuhkan," ujar Asep.
Asep menjelaskan, laporan kekeringan dan permohonan bantuan air bersih diterima BPBD melalui pesan singkat. Selanjutnya, relawan BPBD akan mengecek kondisi di lapangan sekaligus mendata jumlah warga yang membutuhkan air bersih.
"Untuk ke Tenjo misalkan, harus mengambilnya dari Leuwiliang. Jadi kendala, karena jarak tempuh bisa sampai dua jam. Belum macetnya," ujarnya.
Jumlah armada untuk penyaluran bantuan air bersih itu dianggap masih memadai untuk menangani seluruh kecamatan yang membutuhkan bantuan selama musim kemarau di wilayah Kabupaten Bogor.
"Karena hampir setiap hari menyalurkan bantuan, kita tempatkan truknya di sumber air agar cepat. Paling sering ke Ciampea dan Tenjo," pungkas Asep.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Delapan etnis Sumatra Utara memukau wisatawan dalam Pesona Budaya Sumatra Utara di Malioboro dengan pawai budaya dan tari kolosal.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan duka cita atas wafatnya Ali Khamenei dan pesan perdamaian dari Presiden Prabowo untuk Iran.
Bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, menewaskan satu orang. Polisi mengungkap keributan diduga dipicu cekcok di warung sarapan.
Lima armada Kopi Roro dari Danais DIY memperluas pemasaran kopi Menoreh Kulonprogo hingga pasar nasional dan global.
Koalisi Persma se-DIY dan AJI Yogyakarta mendesak Presiden Prabowo meminta maaf atas pernyataan "Londo Ireng" yang dinilai menstigma jurnalis.