IHSG Ditutup Melemah 0,43 Persen Ikuti Bursa Asia
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Presiden Joko Widodo mengundang sejumlah ketua umum partai politik pendukung dirinya ke kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (23/7/2018) malam. Mereka terlihat santap malam bersama. /Ist-Biro Setpres
Harianjogja.com, JAKARTA- Presiden Joko Widodo telah memilih sosok yang akan mendampinginya pada pemilihan presiden tahun 2019 mendatang.
Nama tersebut akan diumumkan ke publik pada Agustus 2018, atau jelang pendaftaran capres-cawapres.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Johhny G Plate mengatakan, nama itu dipilih Jokowi usai bertemu dengan enam ketua umum partai politik koalisi pendukungnya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin 23 Juli 2018 malam. Nama dipilih Jokowi juga telah disetujui parpol koalisi.
"Iya betul tinggal satu [nama cawapres], tapi nanti diumumkannya oleh presiden, nanti, enggak sekarang, nanti diumumkannya, karena ada pertimbangan-pertimbangan strategi," ujar Plate di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/7/2018).
Plate menegaskan selain Jokowi, tidak ada yang boleh mengumumkan nama yang dipilih tersebut. Sejumlah faktor menjadi alasan agar Jokowi tak mengumumkannya saat ini.
Salah satunya yakni soal strategi dan taktik lantaran kubu koalisi Prabowo Subianto belum mengumumkan siapa capres dan cawapresnya, bahkan bangunan koalisi pada Pilpres 2019.
"Yang sebelah belum ada, koalisinya belum jelas, capresnya belum jelas, wapresnya belum jelas, programnya pun belum jelas. Jadi dari sisi strategi tentu tidak tepat kalau misalnya kita umumkan semuanya sekarang," jelas Plate.
"Koalisi jokowi sudah menyepakati satu nama dan akan diumumkan oleh Pak Joko Widodo nanti, apakah saat pendaftaran atau sebelum pendaftaran, terserah pak jokowi," imbuhnya.
Hal senada diungkapkan Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani yang mengatakan satu nama telah dipilih Jokowi untuk mendampinginya di Pilpres 2019.
Namun, sesuai kesepakatan bersama, hanya Jokowi yang berhak mengumumkan nama tersebut menjelang berakhirnya pendaftaran capres-cawapres pada 10 Agustus 2018.
"Memang sudah dikerucutkan satu nama yah, namun kesepakatannya adalah bahwa Pak Jokowi sendiri yang nanti akan mengumumkan siapa nama itu menjelang Pilpres, ya kira-kira tanggal 9-10 Agustus lah. Itu kesepakatannya," tukas Arsul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.