RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Tim Identifikasi Polresta Jogja tengah melakukan olah TKP (JIBI/Harian Jogja/Ujang Hasanudin)
Penembakan Jogja, tengah berkumpul di rumah, delapan orang datang membawa pistol airsoft gun dan pedang.
Harianjogja.com, JOGJA-Rumah Ketua RW 02 Kampung Jlagran, Kelurahan Prenggokusuman, Kecamatan Gedongtengen, Jogja diberondong peluru yang diduga dari senjata jenis airsoft gun, Minggu (25/1/2015) malam.
Akibat penyerangan ini satu orang terluka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Informasi di lokasi kejadian, penyerangan itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu di dalam rumah Ketua RW Nanang Bahtiar, ada enam orang sedang kumpul-kumpul.
Tiba-tiba ada menggedor-gedor pintu pintu depan. Namun saat dibuka sudah banyak orang yang menantang untuk keluar semua.
"Satu orang pelaku menodongkan pistol dan menembakan berkali-kali namun tidak kena," kata Riyan Azhari, 22, anak dari Nanang Bahtiar di rumahnya.
Menurut Riyan, ada sekitar delapan orang yang datang, mereka membawa pistol airsoft gun, ada juga yang membawa pedang. Setelah pelaku menembakan air soft gun ke arah Riyan dan teman-temannya, pelaku langsung melarikan diri ke arah Selatan (arah Jalan Wirobrajan).
Riyan dan teman-temannya sempat mengejar, namun salah satu pelaku kembali menghadang dan menyabetkan pedang ke arah Joko.
"Teman saya Joko terluka kena pedang di bagian pinggang," ucap Riyan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Harga BBM 19 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal bulan. Cek harga Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell terbaru.
Prabowo akan menggelar ratas membahas pendidikan negeri gratis dari SD hingga universitas serta sumber pembiayaannya.
Sahroni meminta Polri dan Komdigi menggandeng TikTok serta Meta memblokir akun yang digunakan untuk provokasi tawuran.
Pemilik Bolosego Dyah Laily Fardisa mengungkap kronologi biaya jualan food truck di Alkid Jogja yang disebut mencapai Rp6 juta.
egadaian dan Polri memperkuat kerja sama pengamanan serta pemanfaatan produk dan layanan Pegadaian untuk mendukung keamanan operasional dan masyarakat.