Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
SLEMAN-Tim Forensik Rumah Sakit Umun Pusat (RSUP) Dr Sardjito bersama Polda DIY sedang melakukan otopsi terhadap empat jenazah korban insiden penembakan di Lapas Sleman.
"Empat jenazah korban penembakan tiba di RSUP Dr Sardjito pada 09.40 WIB dan langsung dilakukan otopsi pada 09.45 WIB di bawah koordinasi dr Libur dan dr Mardiana," kata Humas RSUP Dr Sardjito Tresno Hery Nugroho , Sabtu (23/3/2013).
Ia mengatakan, untuk mengotopsi satu jenazah membutuhkan waktu antara empat hingga tujuh jam. Sehingga pihaknya belum dapat memastikan jenis senjata yang digunakan, jumlah luka hingga bagian yang terkena tembakan.
"Saat ini, otopsi sedang berlangsung. Kami tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait ini," katanya.
Sebelumnya, empat tersangka yang tewas ditembak segerombolan orang tersebut sebelumnya terlibat dalam pembunuhan Sertu Santoso, anggota Kopassus Grup II Surakarta, di Hugos Cafe, Selasa (19/3/2013) lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Pertamina tambah 1,5 juta tabung LPG 3 kg di Jateng dan DIY jelang Iduladha 2026, stok dipastikan aman.
Rekomendasi parfum Mine Perfumery 2026, aroma premium lokal dengan wangi tahan lama dan karakter elegan.
DIY menempati peringkat pertama nasional hasil TKA 2026 jenjang SD dan SMP dengan capaian nilai tertinggi nasional.
Cek jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026. Tarif Rp80.000, rute strategis, tanpa transit, solusi transportasi praktis.
Resep lempah iga sapi khas Bangka Belitung, olahan daging kurban segar, gurih, dan anti enek untuk Iduladha.