Meutya Hafid Ingatkan Pusat Data AI Jangan Ganggu Air dan Energi
Meutya Hafid menegaskan pembangunan pusat data AI harus mempertimbangkan ketersediaan air, energi, dan konektivitas agar tak ganggu masyarakat.
Suasana sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Harianjogja.com, JAKARTA- Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019). Tim Kuasa Hukum Prabowo - Sandiaga akan menghadirkan 17 saksi.
Dari 17 saksi itu ada nama Ketua Lokataru Haris Azhar hingga mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu yang dipilih menjadi saksi fakta.
Sejumlah saksi Tim Kuasa Hukum Prabowo - Sandiaga tiba di Gedung MK sekitar pukul 08.30 WIB. Ada beberapa saksi yang wajahnya tidak asing seperti ahli IT dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Hermansyah, Hairul Anas Suaidi yang merupakan pakar IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga dan juga pencipta robot Situng, serta Agus Maksum yang juga menjadi tim IT dari BPN Prabowo - Sandiaga.
Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo - Sandiaga, Bambang Widjojanto mengatakan bahwa pihaknya juga menyiapkan cadangan saksi di luar 17 saksi yang namanya telah didaftarkan ke MK.
"Kita mencoba memenuhi apa yang diminta mahkamah, ada beberapa cadangan yang kita siapkan, in case nanti saksinya tiba-tiba sakit, jadi sudah kita siapkan semua," kata Bambang sebelum sidang dimulai.
Dari daftar nama saksi yang diajukan Tim Kuasa Hukum Prabowo - Sandiaga ke MK, ada nama-nama populer lainnya yang masuk ke dalam barisan saksi fakta.
Sedangkan saksi ahli yang disiapkan oleh pihaknya yakni Jaswar Koto dan Soegianto Sulistiono.
Berikut daftar nama 17 saksi yang dihadirkan oleh Tim Kuasa Hukum Prabowo - Sandiaga:
1. Agus Maksum
2. Idham
3. Hermansyah
4. Listiani
5. Nur Latifah
6. Rahmadsyah
7. Fakhrida
8. Tri Susanti
9. Dimas Yehamura
10. Beti Kristiana
11. Tri Hartanto
12. Risda Mardiana
13. Haris Azhar
14. Said Didu
15. Hairul Anas
Saksi Ahli
16. Jaswar Koto
17. Soegianto Sulistiono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Meutya Hafid menegaskan pembangunan pusat data AI harus mempertimbangkan ketersediaan air, energi, dan konektivitas agar tak ganggu masyarakat.
Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah mengkaji moratorium industri setengah jadi untuk mempercepat hilirisasi dan memutus rantai ekspor produk.
Menkeu Suahasil Nazara menyebut Danantara tidak menyetor dividen ke APBN 2026 dan 2027. Kontribusi Danantara dinilai lebih luas.
Perpres 27/2026 mengatur perlindungan pekerja transportasi online, termasuk potongan aplikator 8 persen dan aturan turunan.
Bulog Jogja mencatat serapan gabah 212.000 ton atau 108,71% dari target. Stok beras kini mencapai 74.679 ton.
Gangguan layang-layang di jalur Whoosh turun 65 persen pada September 2026. KCIC mencatat 26 kejadian dan perkuat pengawasan.