Rezza Kalah dari Pemanah Korea Selatan, Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kiri) dan Ma'ruf Amin (kiri) serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) dan Sandiaga Uno (kanan) bersiap mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019)./Antara-Wahyu Putro
Harianjogja.com, JOGJA—Mayoritas masyarakat Indonesia menganggap Pemilu 2019 telah berjalan secara jujur, adil, bebas, langsung, dan rahasia. Kesimpulan itu merupakan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Direktur Program SMRC, Sirojudin Abbas, mengatakan 68%-69% dari 1.220 responden menyatakan pemilu berlangsung jujur dan adil.
Secara rinci, persentase tersebut didapat dari 13% responden yang menganggap pemilu legislatif berlangsung jurdil dan 14% responden yang menganggap bahwa pelaksaan pilpres juga berlangsung secara jujur dan adil.
Kemudian ditambah lagi dengan 55% responden yang menilai pemilu legislatif dan pilpres cukup jujur dan adil.
Ia mengatakan, hasil survei yang baru dirilis SMRC sekaligus menampik anggapan di tengah masyarakat akan Pemilu 2019 yang berlangsung pada 17 April lalu berjalan curang.
“Jadi anggapan bahwa Pemilu 2019 tidak berlangsung jurdil tidak sejalan dengan penilaian mayoritas warga Indonesia,” ujar Abbas di Kantor SMRC, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (16/6/2019).
Survei dilakukan dengan tatap muka langsung yang dilaksanakan pada 20 Mei hingga 1 Juni 2019 dengan memilih responden yang telah memiliki hak pilih, mulai dari usia 17 tahun atau lebih.
Metode survei menggunakan multistage random sampling dengan 1.220 responden. Namun responden yang dapat diwawancarai secara valid hanya 1078 atau sekitar 88%. Margin of error kurang lebih 3,05 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.