Gempa NTT 7,7 M: BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Pengibaran bendera merah putih dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Karanganyar, Sabtu (1/6/2019). (Solopos-Wahyu Prakoso)
Harianjogja.com, KARANGANYAR -- Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, dan pelajar berkumpul di Alun-alun Karanganyar, Sabtu (1/6/2019) pukul 07.00 WIB. Mereka mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, bertugas sebagai inspektur upacara pagi itu. Saat amanat inspektur upacara, ia membacakan pidato dari Plt Ketua Badan Pembina Ideologi Pancasila, Haryono.
Upacara berjalan dengan hikmat dan lancar. Tahun ini peringatan Hari Lahir Pancasila jatuh pada hari Sabtu dan berdekatan dengan Idulfitri. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menerbitkan edaran Nomor 01 Tahun 2019 tentang pelaksanaan Upacara Bendera memperingati Hari Lahir Pancasila.
Pada edaran tersebut, bagi pegawai BKN wajib mengikuti upacara dan apabila sudah mengambil cuti, pegawai wajib mengikuti upacara di kantor pusat BPN, kantor regional BPN atau pemerintah daerah sesuai keberadaan pegawai.
Salah satu peserta upacara yang juga pegawai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Alifah Hidayatunnisa, 30, mengatakan sudah merencanakan jauh hari untuk mengambil cuti dan mengikuti upacara di kampung halaman.
“Saya tiba di Karanganyar sejak 30 Mei. Ini merupakan pengalaman saya mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila di instansi lain. Teman-teman kantor juga banyak yang mengikuti upacara di kampung halaman. Kami harus kirim bukti berupa foto dan surat keterangan dari Sekretariat Daerah,” ujarnya.
Seusai upacara, Juliyatmono mengundang peserta upacara yang khatam Alquran untuk berbaris di depan. Juliyatmono menghadiahi sebanyak 37 peserta upacara yang khatam Alquran dengan uang Rp100.000 untuk masing-masing peserta.
“Alhamdulillah cukup banyak yang khatam Alquran dari peserta upacara. Spirit bulan Ramadan, setiap pagi membaca Alquran bagi ASN yang beragama Islam berjalan cukup baik. Dari yang hadir, satu aspek kejujuran luar biasa. Tidak mungkin yang belum khatam maju ke depan. Ini sesuatu yang bagus untuk ASN,” ujarnya sambil tersenyum kepada wartawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Stok beras pemerintah mencapai 5,1 juta ton. Bapanas memastikan cadangan pangan nasional aman menghadapi dampak El Nino.
IHSG melemah 0,32% ke 6.480,58 pada Rabu pagi. Sebanyak 395 saham turun, sementara investor mencermati sentimen FTSE Russell.
Kasus korupsi Unsoed mengungkap celah jalur mandiri PTN. KPK menetapkan enam tersangka dan pengawasan perguruan tinggi didorong diperkuat.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri membongkar peredaran permen yang mengandung narkotika golongan I jenis delta-9-tetrahydrocann
UNICEF mencatat 3,7 juta anak Afghanistan mengalami malnutrisi akut, termasuk sekitar 1 juta anak dengan gizi buruk berat.