Rupiah Melemah ke Rp17.903, Ini Pemicu Tekanan Global
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
Suasana duka di Rumah Lilik Suswanto yang berlokasi di Sagan CT 5, Sleman, Yogyakarta pada Selasa (23/4/2019)./ Harian Jogja/Kiki Luqmanul Haki
Harianjogja.com, JOGJA--Meninggalnya ratusan petugas penyelenggara Pemilu 2019 saat menjalankan tugas di lapangan menjadi perhatian dari kalangan akademisi. Universitas Gadjah Mada (UGM) pun saat ini sedang menyiapkan kajian mengenai penyebab fenomena itu.
"Kajian bertujuan melihat secara komprehensif apa saja faktor penyebabnya," kata Koordinator Kelompok Kerja Kajian Pemilu UGM, Abdul Ghaffar Karim saat konferensi pers tentang "Tanggapan UGM terhadap Kejadian Sakit dan Meninggalnya Petugas dalam Pemilu 2019" di Kampus Fisipol UGM, Kamis (9/5/2019).
Menurut Abdul Ghaffar, riset untuk menelisik penyebab kematian para petugas pemilu akan dilakukan selama beberapa pekan ke depan dan belum bisa dipastikan sampai kapan kajian akan rampung.
Meninggalnya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang hingga saat ini mencapai 450 orang itu, kata Ghaffar, harus dilihat dari berbagai sudut keilmuan.
Ia menilai hingga saat ini ada sejumlah dugaan muncul mengenai penyebab kasus itu. Ada yang menduga bahwa kasus itu disengaja untuk mengacaukan pemilu, dan di sisi lain ada yang berpendapat bahwa para petugas jatuh sakit dan kemudian meninggal karena depresi akibat tudingan melakukan kecurangan.
"Dugaan awal [penyebab kematian] tekanan dari elite politik, tapi kami akan pastikan hasil kajian lapangan lebih dulu," kata dia.
Dekan Fisipol UGM Erwan Agus Purwanto mengatakan anggota tim kajian akan segera berkumpul untuk membahas teknis di lapangan. Mereka berasal dari Fisipol, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK), dan Fakultas Psikologi UGM.
Menurut Erwan, setiap fakultas akan mengirimkan dua orang anggota dan mereka juga akan bekerja sama dengan 10 kampus di Indonesia yang memiliki kajian tentang pemilu seperti Universitas Lampung, Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, dan Universitas Cendrawasih.
"Pekan ini tim akan mulai bekerja," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
Reza Arap menegur DJ Bravy dan Tepe di media sosial. Ia menyinggung joke tongkrongan yang dibawa ke publik dan star syndrome.
Kenali 5 keterbatasan Chromebook sebelum membeli, mulai dari aplikasi Windows, Microsoft Office, penyimpanan hingga perangkat eksternal.
Pelebaran Jalan Selokan Mataram Sleman belum tuntas karena pembebasan lahan. Sebanyak 11 bidang, termasuk sebagian Makam Santren Gejayan, disiapkan.
Kerja Ngejar Apa, Sih? tayang 12 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah persaingan masa probasi.
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.