Ijtima Ulama III Akan Bahas Kecurangan Pilpres secara Syariat dan Konstitusional

Newswire
Newswire Senin, 29 April 2019 19:57 WIB
Ijtima Ulama III Akan Bahas Kecurangan Pilpres secara Syariat dan Konstitusional

Ijtima Ulama II telah resmi mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno./Suara.com-Agung Shandy Lesmana

Harianjogja.com, JAKARTA- Ijtima Ulama III tak lama lagi akan digelar di Jakarta. Agendanya membahas masalah politik.

GNPF—organisasi ulama pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno—akan menggelar Ijtima Ulama III di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, Jawa barat, Rabu (1/5/2019).

Ketua GNPF Yusuf Martak mengatakan, ada tiga agenda utama dalam musyawarah politik tersebut, terutama mendengarkan pemaparan Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandiaga serta relawan mengenai Pilpres 2019.

”Selain itu, akan ada pemaparan dari ahli hukum tata negara dan pakar teknologi informasi, soal kecurangan Pilpres 2019 yang merugikan Prabowo – Sandiaga,” kata Martak, Senin (29/4/2019).

Ia mengklaim, acara tersebut khusus digelar untuk menyikapi kecurangan dalam Pilpres 2019 secara syariat maupun konstitusional.

Tak hanya itu, acara tersebut juga untuk memberikan arahan kepada rakyat Indonesia, khususnya umat Islam, dalam menghadapi segala bentuk kecurangan.

"Untuk memberi arahan kepada rakyat Indonesia dalam menyikapi kecurangan Pilpres 2019 agar rakyat punya pedoman yang benar dalam bersikap," kata Yusuf di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Namun begitu, Yusuf masih enggan menyebutkan siapa saja tokoh yang akan ikut hadir dalam pelaksanaan Ijtimak Ulama III.

Tetapi ia memastikan, keseluruhan peserta yang hadir merupakan mereka yang berada di kubu paslon nomor urut 02 Prabowo – Sandiaga

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online