Spotify Diunduh 1 Miliar di Android
Aplikasi pemutar musik Spotify mencatat jumlah unduhan 1 miliar di platform Android berdasarkan statistik Google Play Store.
Harianjogja.com, JAKARTA--Peneliti meyakini jejak kaki manusia berusia 15.600 tahun yang ditemukan di Chili sebagai jejak yang tertua di Amerika Serikat. Jejak kaki tersebut pertama kali ditemukan pada 2010 lalu oleh seorang siswa dari kampus Universidad Austral of Chile.
Para ilmuwan kemudian bekerja selama bertahun-tahun meneiliti jejak kaki itu. Hal tersebut dilakukan untuk mengesampingkan kemungkinan bahwa cetak itu berasal dari beberapa jenis hewan. Selain itu, para peneliti juga berupaya menentukan perkiraan usia dari penemuan itu.
Karen Morena, ahli paleontologi dari Universidad Austral mengatakan bahwa para peneliti juga menemukan tulang-belulang binatang di dekat situs, termasuk dari gajah primitif yang menguatkan hipotesis keberadaan manusia.
Morena, yang juga mengawasi penelitian tersebut melanjutkan bahwa jejak kaki ini merupakan bukti pertama manusia di Amerika yang berusia lebih dari 12.000 tahun.
“Sedikit demi sedikit di Amerika Selatan, kami mulai menemukan situs dengan bukti keberadaan manusia. Tetapi jejak ini adalah yang tertua di Amerika,” katanya seperti dikutip Reuters, Minggu (28/4/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Aplikasi pemutar musik Spotify mencatat jumlah unduhan 1 miliar di platform Android berdasarkan statistik Google Play Store.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.
Puluhan warga Garongan datangi Kantor Bupati Kulonprogo dan mendesak Lurah Garongan dinonaktifkan terkait dugaan pungli.
Kemenkes menyiapkan tiga langkah untuk memperkuat peran bidan dalam menangani kesehatan mental ibu hamil dan ibu menyusui.
BI menyebut pelemahan rupiah hingga tembus Rp17.500 per dolar AS dipicu konflik global dan meningkatnya permintaan dolar.