KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Amien Rais./ Antara-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA- Politikus senior Amien Rais kembali mencibir capres nomor urut 01 Joko Widodo.
Amin Rais, Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, mengungkit ucapan Capres nomor urut 01 Jokowi yang akan melawan siapa pun pemfitnahnya.
Amien mengakui sempat kebingungan lawan yang dimaksudkan Jokowi. Hal tersebut disampaikan Amien saat berpidato dalam acara Syukuran dan Munajat Kemenangan Prabowo - Sandiaga yang digelar oleh para relawan di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).
Saat itu Amien mencontohkan gaya Jokowi menyampaikan keluh kesahnya beberapa bulan lalu.
"Pada pertengahan April di Solo, pak petahana mengatakan, saya empat tahun dihina-hina dan direndah-rendahkan tetapi di sini saya akan lawan," kata Amien.
Ia mengaku sempat bingung terhadap maksud pernyataan Jokowi. Amien menyimpulkan maksud pernyataan Jokowi adalah melawan rakyatnya sendiri.
"Bro, yang dilawan siapa? Jadi ini Pak Jae [Jokowi] akan melawan rakyatnya sendiri," ujarnya.
Karenanya, Amien kemudian mengklaim pemerintahan saat ini mempraktikkan sistem otoritarian. Pasalnya, Amien menuding rakyat sering dibodohi.
"Karena itu saya mengingatkan bahwa sesungguhnya demokrasi kita sekarang ini sudah bersubstansi otoritarianisme," ucapnya.
"Tampaknya demokrasi, tapi petingginya berpikir totaliter, otoriter, rakyat dibodohi, rakyat dipaksa, didungukan dan sebagainya.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Presiden Prabowo Subianto memberhentikan sementara Wagub Babel Hellyana terkait kasus pidana. Gubernur kini menjalankan tugas wakil gubernur.
Seluruh kabupaten/kota di DIY mengajukan tambahan kuota Pertalite ke BPH Migas menjelang libur Nataru 2026.
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Pemkot Solo menggandeng Gunungkidul lewat Solo Travel Dialogue untuk memperkuat promosi dan meningkatkan kunjungan wisata.
DPRD DIY mengingatkan warga berhati-hati menyerahkan fotokopi KTP saat Pilur untuk mencegah risiko penyalahgunaan data pribadi.