APBN 2027 Alokasikan Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK Daerah
Gaji PPPK di lingkungan pemda ditanggung pemerintah pusat mulai 2027 dengan anggaran Rp23 triliun dalam APBN 2027.
Petugas Customer Service Stasiun Tugu Jogja melayani salah satu penumpang yang melakukan reschedule perjalanan kereta api, Jumat (8/6)./Harian Jogja-Holy Kartika N.S
Harianjogja.com, PURWOKERTO--Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia (Persero) menjual tiket KA tambahan untuk masa Angkutan Lebaran 2019 mulai 6 April, pukul 00.01 WIB.
Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 5 Purwokerto Supriyanto menjelaskan, pada masa angkutan Lebaran 2019, ada empat KA tambahan yang diberangkatkan dari wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto dengan total kapasitas 5.208 tempat duduk per hari.
“Empat KA tambahan dari wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto terdiri atas KA Kutojaya Selatan Lebaran relasi Kiaracondong-Kutoarjo pergi pulang dengan kapasitas 1.328 tempat duduk per hari, KA Kutojaya Utara Tambahan relasi Pasarsenen-Kutoarjo dengan kapasitas 1.600 tempat duduk per hari,” terangnya Jumat (5/4/2019).
Selanjutnya, KA Purwojaya Lebaran relasi Gambir-Purwokerto-Cilacap dengan kapasitas 1.000 tempat duduk per hari dan KA Sawunggalih Lebaran relasi Pasarsenen-Kutoarjo dengan kapasitas 1.280 tempat duduk per hari.
Selain empat KA tersebut, wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto juga dilewati dan dilayani sembilan KA tambahan dari Daop lainnya dengan total kapasitas 9.432 tempat duduk per hari, yakni KA Argo Dwipangga Fakultatif relasi Solo-Gambir PP yang berkapasitas 1.000 tempat duduk per hari, KA Argo Lawu Fakultatif relasi Gambir-Solo PP dengan kapasitas 1.000 tempat duduk per hari, KA Gajayana Lebaran relasi Gambir-Malang PP berkapasitas 900 tempat duduk per hari.
Selanjutnya, KA Lodaya Lebaran relasi Bandung-Solo PP berkapasitas 2.024 tempat duduk per hari, KA Mataram relasi Pasarsenen-Lempuyangan PP dengan kapasitas 1.140 tempat duduk per hari, KA Pasundan Lebaran relasi Kiaracondong-Surabayagubeng PP berkapasitas 1.368 tempat duduk per hari, KA Taksaka Malam Lebaran relasi Gambir-Yogyakarta PP dengan kapasitas 1.000 tempat duduk per hari, dan KA Taksaka Pagi Lebaran relasi Yogyakarta-Gambir PP berkapasitas 1.000 tempat duduk.
"Dengan demikian setiap hari tersedia 14.649 tempat duduk, baik KA tambahan yang diberangkat dari wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto maupun dari Daop lain yang melewati Daop 5," kata Supriyanto.
Sementara itu dalam keterangan tertulisnya, Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro mengatakan minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sangat tinggi pada masa Angkutan Lebaran 2019.
Menurut dia, hal tersebut terbukti dengan telah habisnya KA-KA favorit untuk mudik dengan keberangkatan mulai dari H-7 Lebaran, sedangkan keberangkatan H2+2 Lebaran dan H2+3 Lebaran menjadi tanggal pilihan para penumpang untuk kembali ke kota asal pada masa arus balik.
"Kami terus menerus meningkatkan pelayanan dengan menambah KA-KA tambahan pada Angkutan Lebaran 2019 tanpa mengurangi kenyamanan penumpang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gaji PPPK di lingkungan pemda ditanggung pemerintah pusat mulai 2027 dengan anggaran Rp23 triliun dalam APBN 2027.
Dinsos PPPA Kulonprogo menemukan pensiunan ASN menerima bansos. Penerima yang tidak layak diminta sadar dan dapat diganti sesuai kondisi.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.
Kejagung menyatakan Kolonel Budi Utomo tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG dan ditahan sejak Agustus 2026 di Pomdam Jaya.