BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Warga sedang bermain di Taman Wana Winulang, Kecamatan Pengasih pada Sabtu (23/3/2019). /Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan.
Harianjogja.com, PENGASIH--Pemkab Kulonprogo saat ini sedang fokus di dua tahun pada 2018 dan 2019 untuk pemeliharaan dan perawatan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Direncanakan, penambahan titik RTH baru akan diusulkan di 2020.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Persampahan, Air Limbah, dan Pertamanan, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Toni mengatakan, di tahun ini praktis tidak ada penambahan RTH baru di Kulonprogo. "Penambahan terakhir di 2017. Di 2018 dan 2019 kami fokuskan pada pemeliharaan dan perawatan," katanya pada Selasa (26/3/2019).
Toni mengatakan, penambahan titik RTH baru direncanakan akan mulai diusulkan lagi pada 2020. Pihaknya selama dua tahun ini total menganggarkan biaya perawatan dan pemeliharaan sebanyak Rp360 juta bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
"Pemeliharaan itu kami lakukan seperti menambah anggrek di sekitaran RTH, pengecatan, atau juga perawatan infrastruktur penunjang RTH lainnya," kata Toni.
Total di Kulonprogo sudah ada 40 titik RTH. "Kondisinya semuanya baik. Namun, memang seperti contohnya di Taman Wana Winulang, ada yang dicorat-coret, itu kita cat lagi," katanya.
Luas lahan RTH di Kulonprogo saat ini 104.780 meter persegi. Toni mengatakan, tidak ada target khusus perluasan lahan untuk RTH. Pihaknya hanya berupaya untuk memelihara RTH yang ada.
Begitu juga dengan upaya perluasan RTH di beberapa titik seperti Alun-Alun Wates. "Sudah ada DED (Detail Engineering Design), nanti kewenangannya di Dispar (Dinas Pariwisata). Kami di sini bertugas memelihara RTH yang ada agar kondisinya baik," ungkap Toni.
Alun-Alun Wates sebagai bagian dari titik RTH di Kulonprogo akan ditata. Namun, sampai saat ini proses penataan masih menunggu relokasi bangunan terdampak secara bertahap. "Karena ini kan jangka panjang. Secara bertahap bangunan-bangunan terdampak direlokasi terlebih dahulu. Dinas Kesehatan Kulonprogo sudah mulai dipindah ke dekat RSUD Wates," ujar Kepala Dispar Kulonprogo, Niken Probo Laras.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.