Tambang Emas Ilegal di Sungai Batang Tebo Ditindak, Sarana Tambang Dimusnahkan
Polres Bungo memusnahkan sarana PETI di Sungai Batang Tebo, termasuk alat penyaring emas dan tangki minyak berkapasitas 1.000 liter.
Ilustrasi Khofifah Indar Parawansa (tengah) saat masih menjabat sebagai Mensos memberikan kartu debit BNI 46 untuk bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial di Jl. Purwomartani, Kalasan, Sleman, Rabu (23/82017)./Harian Jogja-Gigih M.Hanafi
Harianjogja.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo melantik Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak menjadi Gubernur dan Wakil gubernur Jawa Timur di Istana Negara, pada Rabu (13/2/2019). Khofifah-Emil kini telah resmi menjadi orang nomor satu dan nomor dua di Jawa Timur.
Acara pelantikan didahului dengan proses penyerahan petikan Keputusan Presiden oleh Presiden RI kepada Khofifah dan Emil. Prosesi pelantikan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan oleh rohaniwan dan dipandu langsung oleh Presiden Jokowi.
Acara dilanjutkan kembali dengan penandatanganan berita acara pelantikan. Pelantikan Khofifah dan Emil berdasarkan surat Keputusan Presiden Nomor 2/P Tahun 2019 tentang Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur.
"Sebelum saudara mengucapkan sumpah berkenaan dengan pengesahan dan pengangakatan saudara sebagai gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur masa jabatan 2019 -2024. Bersediakah saudara diambil sumpah jabatan,"ujar Jokowi saat pelantikan.
"Bersedia," jawab Khofifah dan Emil.
Jokowi kemudian melantik Khofifah dan Emil seraya memandu membacakan sumpah dan jabatan. "Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur, sebagai wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar RI 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya selurus-lurusnya serta berbakti pada masyarakat nusa dan bangsa," kata Jokowi yang diikuti Khofifah dan Emil.
Sebelumnya, dari hasil penghitungan suara KPU Jawa Timur pasangan Khofifah dan Emil yang diusung oleh koalisi Partai Demokrat, Golkar, Hanura, PPP, PAN dan Nasdem, memperoleh 10.465.218 suara atau 53,55 persen.
Sedangkan pasangan nomor urut 2, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno, yang diusung koalisi PDIP, PKB, PKS dan Gerindra, memperoleh 9.076.014 suara atau 46,5 persen.
Dalam acara pelantikan hadir Ibu Negara Iriana Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Mufidah Jusuf Kalla, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Luar Negeri Retno P Marsudi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Jaksa Agung M Prasetyo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Selain itu ada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Kemudian hadir pula Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Ketua Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum PPP Romahurmuziy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polres Bungo memusnahkan sarana PETI di Sungai Batang Tebo, termasuk alat penyaring emas dan tangki minyak berkapasitas 1.000 liter.
Taj Yasin mencari terobosan pembiayaan hijau bagi IKM Jateng karena biaya awal teknologi ramah lingkungan masih mahal.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.