Tiket Kereta Api pada 23 Desember 2022 Jadi Terlaris
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat tiket terlaris pada momen Natal & Tahun Baru 2023 (Nataru) jatuh pada 23 Desember 2022.
Calon Presiden dalam Pilpres 2019 Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Capres Prabowo Subianto di sela-sela pengambilan nomor urut pasangan calon untuk pemilihan Presiden 2019, di kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/9/2018)./Reuters-Darren Whiteside
Harianjogja.com, JOGJA — Elektabilitas kedua pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2019 cenderung stagnan. Namun, terdapat pergeseran suara di kantong pemilih muslim.
Adjie Alfaraby, Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menyebutkan enam kantong suara yang diukur LSI, yaitu basis suara pemilih muslim, kalangan minoritas, wong cilik, perempuan, kalangan terpelajar, dan milenial, ada kantong suara yang kondisinya justru fluktuatif.
Secara khusus, LSI melihat pergeseran elektabilitas di kalangan pemilih muslim yang memiliki basis suara sebesar 85,5% dari suara nasional.
"Jadi kalau dilihat secara umum, elektabiliras kedua capres cenderung stagnan, tetapi ada pergeseran di sejumlah kantong-kantong pemilih," jelas Adjie di kantor LSI, Kamis (7/2/2019).
Bagi paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma\'ruf, basis pemilih nuslim naik-turun tetapi stabil di kisaran 49%—53,7% sejak Agustus 2018 sampai Januari 2019. Dibandingkan dengan Prabowo, Jokowi lebih banyak mendapat dukungan dari pemilih muslim.
Adjie mengatakan tren suara Jokowi-Ma\'ruf turun dari sebelumnya 52,7% pada Agustus 2018, menjadi 49,5% pada September 2018, kemudian meningkat menjadi 53,7% pada Desember 2018. Berlanjut pada November 2018 menjadi 49,0%, kemudian 50% pada Desember 2018, dan 49,5% pada Januari 2019.
Sebaliknya, suara pemilih muslim untuk Prabowo-Sandiaga memiliki kecenderungan naik. Berturut-turut dari Agustus sampai Desember 2018 sebesar 27,9%, 32,1%, 31,7%, 35,2%, 33,5%, dan kini pada Januari 2019 menjadi 35,4%.
"Ini juga akibat dari kampanye atau framing isu yang muncul ke publik bahwa pasangan petahana tidak terlalu ramah terhadap Islam," jelas Adjie.
"Di sisi lain, misalnya sentimen Islam dikaitkan pada pasangan 02 sehingga memang terjadi kenaikan di pasangan Prabowo-Sandiaga dan ada penurunan di pasangan Jokowi-Ma\'ruf," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat tiket terlaris pada momen Natal & Tahun Baru 2023 (Nataru) jatuh pada 23 Desember 2022.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Harga pangan nasional hari ini menunjukkan cabai rawit merah Rp78.500/kg, telur Rp33.950/kg. Simak daftar lengkap harga terbaru dari PIHPS.
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
Satpol PP Bantul menertibkan puluhan spanduk dan rontek liar yang dipasang melintang di jalan dan dekat lampu lalu lintas.
Meta memakai AI untuk mendeteksi akun anak di bawah 13 tahun di Facebook dan Instagram tanpa verifikasi dokumen.