Depresi Mengancam Anak Muda, 9 dari 10 Belum Terlayani
Kemenkes mencatat 2.365 warga masih dipasung akibat gangguan jiwa. Sementara itu, 9 dari 10 orang dengan depresi belum terjangkau layanan kesehatan.
Paus Fransiskus/Reuters
Harianjogja.com, VATIKAN--Paus Fransiskus mengesampingkan semua peluang bahwa dia akan mengubah aturan-aturan Katolik Roma mengenai hidup selibat para pastor. Paus menegaskan kembali sikapnya yang terbuka pada kajian lebih lanjut tentang kemungkinan penahbisan pria dewasa yang menikah untuk perkecualian di daerah terpencil yang mengalami kelangkaan pastor.
"Secara pribadi saya kira selibat merupakan karunia bagi gereja. Saya tidak dalam persetujuan [dengan mereka yang berkata], perkecualian selibat harus diizinkan," katanya dalam perbincangan dengan para wartawan di dalam pesawat yang membawanya pulang ke Vatikan dari Panama , Minggu (27/1/2019), , Minggu.
Para pendukung wacana yang mengizinkan pernikahan dan hidup berkeluarga bagi pastor mengatakan langkah tersebut akan menarik lebih banyak pria untuk mendapat sakramen imamat. Sebagian mengatakan bahwa melaksanakan selibat bisa dihubungkan dengan kasus-kasus penyelewengan seksual oleh para pastor.
Namun mereka yang menentang mengatakan bahwa dengan hidup selibat, membuat para imam bisa mengabdikan diri sepenuhnya untuk gereja. Hidup berselibat bagi para pastor tidak sepenuhnya dilaksanakan hingga abad 12. Ketentuan tersebut bukan doktrin resmi gereja sehingga dapat diubah.
Meskipun demikian, bapa suci berusia 82 tahun itu memastikan bahwa dirinya bukan orangnya yang akan melakukannya. "Keputusan saya adalah \'tidak\' untuk pilihan selain selibat. Itulah yang saya pikir. Saya tidak akan melakukan, ini sudah jelas. Apakah saya kolot? mungkin. Tapi saya rasa bahwa saya tidak akan membuat keputusan ini mendahului kehendak Tuhan," katanya.
Pastor untuk gereja Ortodok diperkenankan menikah juga di gereja-gereja protestan dan Gereja Timur serta Anglikan. "Pertanyaannya adalah apakah kemungkinan bisa diberikan di tempat-tempat yang mengalami hambatan kekurangan pastor, saya tidak mengatakan bahwa kita harus melaksanakannya, tetapi harus ada kajian teologi mengenai ini," ujarnya.
Paus mengungkapkan persoalan kekurangan para imam katolik di beberapa tempat terpencil misalnya di Kepulauan Pasifik dan Amazon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Kemenkes mencatat 2.365 warga masih dipasung akibat gangguan jiwa. Sementara itu, 9 dari 10 orang dengan depresi belum terjangkau layanan kesehatan.
Apple mengonfirmasi acara rumah pintar 13 Oktober. MacBook Pro OLED, iMac M6, dan iPad Mini baru dirumorkan hadir pada akhir bulan.
Chery Malaysia menarik 8.878 unit Omoda 5 setelah as roda belakang terlepas. Simak penyebab, cakupan recall, dan cara mengecek VIN.
Raphael Marantika mencetak 12 poin dan 7 rebound saat Olifant bangkit mengejar BOSA sebelum kalah 53-60 di final DBL Jogja 2026.
Simak cara daftar bansos 2027 lewat Perlinsos Digital. Siapkan NIK, IKD, verifikasi wajah, dan data PLN untuk pengajuan PKH atau BPNT.
Pameran Trinetra di Jogja berlangsung 13-17 Oktober 2026, menghadirkan koleksi museum, tur kuratorial, cek mata gratis, dan edukasi sejarah.