Pajar Ariyana ke Final Asian Games 2026, Hadapi Kanoa Igarashi
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019)./ANTARA-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA -- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui juru bicaranya Dedek Prayudi memberikab komentar terhadap Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang mengindikasikan wajar jika eks napi korupsi diusung sebagai caleg asalkan uang yang dikorupsi tidak banyak. Menurutnya, hal itu menunjukkan rendahnya komitmen Prabowo dalam memberantas korupsi.
"Hal ini mempertontonkan kepada publik seberapa rendah komitmen antikorupsi Pak Prabowo. Bahkan saya menilai beliau mendukung koruptor untuk tetap berkiprah di jagad politik nasional. Ini adalah soal efek ancam bahwa sekali kamu korupsi, maka karier politikmu tamat," kata Dedek, Selasa (23/1/2019).
Dedek mengingatkan, komitmen antikorupsi Prabowo sebagai capres, terlihat dari bagaimana Ketua Partai Gerindra ini dalam menyeleksi para calegnya dari koruptor.
"Pertama, saya menolak menyebut eks napi korupsi sebagai eks koruptor. Seorang pembunuh saja sudah selesai menjalani hukuman saja tetap disebut pembunuh, bukan eks pembunuh. Kedua, Pak Prabowo sebagai Ketum Gerindra memiliki power untuk menyeleksi kumpulan calegnya agar bersih dari koruptor, tapi beliau tidak melakukan itu," katanya.
Juru Kampanye TKN Jokowi-Ma\'ruf ini juga mengingatkan kembali tentang bahaya korupsi, walaupun jumlahnya kecil. Ia menegaskan, korupsi adalah racun bagi peradaban berdemokrasi di Indonesia.
"Korupsi bukan soal besar kecilnya. Korupsi adalah soal dampak sistemik. Tidak peduli besar atau kecil uang yang dikorup, dampaknya sama buruknya bagi rakyat, terutama mengingat kualitas kebijakan yang dihasilkan. Capres yang memiliki komitmen antikorupsi pasti paham ini," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.