Biosferun 2026 Lintasi 3 Kabupaten di 2 Provinsi, Ini Jadwal dan Rutenya
Ajang lari lintas alam Biosferun 2026 kembali digelar pada 18 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan kelima, event trail run ini menawarkan pengalaman berbeda.
Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto di Istora Senayan, kamis (22/11/2018). /Suara.com-Ria Rizki Nirmala Sari
Harianjogja.com, JAKARTA- Pernyataan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menjadi sorotan. Ia kembali mengejek media massa di Indonesia, terkait perbedaan penyebutan jumlah peserta Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Bahkan, kali ini, Prabowo sampai-sampai mengejek mata jurnalis ada di dengkul karena menyebut jumlah peserta acara itu lebih sedikit ketimbang klaimnya.
Hal tersebut dilontarkannya dalam acara Konferensi Nasional (Konfernas) Partai Gerindra di Sentul Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12/2018).
Berbeda dengan sebelumnya, Prabowo menyebut jumlah peserta Reuni Akbar 212 yang digelar di Monas, Jakarta pada 2 Desember lalu berjumlah 13 juta orang.
"Yang aneh bin ajaib banyak sekali media-media kita yang tidak melihat 13 juta orang itu. Mata mereka mungkin ada di dengkul mereka," kata Prabowo.
Namun, Prabowo mengakui kekinian seolah tak peduli terhadap media massa. Dirinya tak mau ambil pusing kalau media massa sudah enggan meliput segala bentuk kegiatan kampanyenya.
"Ya terserahlah... Lu mau liput silakan, lu enggak liput silakan," ujarnya dibalas riuh dari seluruh kader yang hadir.
Prabowo juga sempat mengungkapkan angka 13 juta orang peserta Reuni 212 mungkin belum menggugah jurnalis untuk melakukan reportase.
"Kalau 13 juta mereka enggak lihat, mungkin mereka ingin melihat 30 juta, mungkin. Bagaimana? Ya tergantung itu antum-antum yang ada di atas ini.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Ajang lari lintas alam Biosferun 2026 kembali digelar pada 18 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan kelima, event trail run ini menawarkan pengalaman berbeda.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.