KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Hanum Rais dan Amien Rais. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA- Politikus Amien Rais dikritik rivalnya terkait mangkirnya tokoh PAN itu dalam pemanggilan polisi terkait skandal hoaks aktivis Ratna Sarumpaet. Kritikan bahkan juga menyangkut soal nepotisme.
Politikus PDI Perjuangan Eko Suwanto mengkritik Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang mangkir dari panggilan Polda Metro Jaya untuk menjadi saksi terkait dengan kasus kebohongan Ratna Sarumpaet.
"Dahulu cita-cita Pak Amien saat menyuarakan reformasi adalah demi penegakan hukum. Namun, sekarang, ketika dipanggil kepolisian sebagai saksi kasus kebohongan saja mangkir," ujar Eko dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Senin (8/10/2018).
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY itu mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara hukum sehingga setiap orang harus menghormati proses hukum.
Dengan sikapnya yang mangkir dari panggilan polisi, lanjut Eko, Amien Rais sebagai sosok yang dituakan dan dikenal sebagai tokoh reformasi kini jauh dari harapan publik.
Apalagi, kata Eko, Amien Rais yang dahulu getol mengampanyekan perang melawan nepotisme, kini anak-anaknya justru menjadi calon anggota legislatif (caleg) dari partai yang didirikannya, PAN.
Mereka adalah Ahmad Hanafi Rais yang kembali maju sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil DIY.
Selanjutnya, Hanum Rais untuk DPRD Provinsi DIY di Dapil Sleman, dan Ahmad Baihaqy Rais yang juga menjadi calon anggota DPRD Provinsi DIY di Dapil Kulonprogo.
Putra Amien Rais lainnya yang juga menjadi caleg adalah Mumtaz Rais. Menantu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan itu menjadi caleg untuk Dapil 6 Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Purworejo, Temanggung, dan Wonosobo.
"Dahulu yang ditentang oleh Amien Rais kolusi dan nepotisme, kini publik bisa menilai sendiri," kata Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.