Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Ahmad Muzani, Sekjen Gerindra./Suara
Harianjogja.com, JAKARTA- Petinggi Gerindra menyebut bakal ada kasus besar yang menimpa kubu Jokowi-Ma\'ruf Amin, lebih dari skandal hoaks Ratna Sarumpaet.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menilai, kasus hoaks Ratna Sarumpaet adalah perkara yang dipolitisasi untuk menarik simpati publik.
"Inikan namanya juga menarik simpati publik. Nanti juga ada masalah yang lebih besar dari masalah Ratna, dan harus siap hadapi suasana itu," kata Muzani di Hotel Santika, Depok, Jawa Barat, (5/10/2018).
Muzani menilai, politisasi kasus seperti perkara hoaks Ratna Sarumpaet adalah hal biasa. Kasus tersebut, lanjut Muzani, adalah sebagai peringatan bagi Kubu Jokowi - Maruf Amin untuk nantinya akan timbul masalah yang lebih besar.
"Ya biasalah. Saya menganggapnya itu betul dipolitisasi dan biasa saja. Nanti akan ada satu masalah yang akan dihadapinya lebih dari kasus Ratna. Saya sudah hitung," jelasnya.
Lebih jauh Muzani mengatakan, keterkaitan BPN Prabowo – Sandiaga dengan Ratna Sarumpaet sudah selesai.
Hal tersebut diungkapkan lewat permohonan maaf Prabowo pada Rabu, (3/10/2018) lalu dan Ratna Sarumpaet mengakui kebohongannya.
"Kan yang bersangkutan sudah mengaku bahwa itu bohong. Mau ke mana lagi konfirmasi? Dan kemudian yang dikejar adalah yang menyebar berita [Prabowo]. Kan dia ngomong berdasarkan ini [info dari Ratna]. Kan kira-kira begitu," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.