New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Ratna Sarumpaet./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA- Kabar hoaks yang disebarkan aktivis Ratna sarumpaet ternyata berujung pada pemeriksaan polisi.
Aktivis sosial Ratna Sarumpaet akhirnya mengakui sudah membuat cerita bohong soal dirinya dianiaya sejumlah orang tak dikenal hingga wajahnya babak belur. Polisi pun langsung merespon terkait kebohongan Ratna yang mendadak menghebohkan masyarakat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono memyampaikan polisi baru bisa memproses hukum terkait kasus kabar bohong alias hoaks yang viral di media sosial itu bila Ratna sudah dimintai keterangan.
"Kan tetap harus ada berita acara [pemeriksaan]. Kita tunggu saja ya," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (3/10/2018).
Meski Ratna Sarumpaet sudah mengaku berbohong dan membuat cerita karangan, polisi tetap harus memeriksa Ratna terkait kasus hoaks penganiayaan yang dialami perempuan berusia 70 tahun itu.
"Kan ada laporan tentang pemberitaan bohong. Kemudian, nanti kita akan periksa berkaitan dengan laporan tersebut," katanya.
Sebelumnya, Ratna mengaku mengalami lebam karena habis melakukan operasi sedot lemak di bagian wajah, bukan dipukul oleh orang tidak dikenal. Alasan dirinya berbohong karena bingung untuk menjelaskan ke keluarga dampak lebam-lebam setelah melakukan operasi di Rumah Sakit Khusus Bedah Bina Estetika.
Kebohongan yang disampaika Ratna bahkan sampai ke telinga Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.
"Setelah operasi dijalankan tanggal 21, tanggal 22 saya melihat wajah saya lebam," kata Ratna Sarumpaet dalam konferensi pers di kediamannya, Jalan Kampung Melayu Kecil 5 No 24, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018).
Ratna Sarumpaet pun bertanya ke dokter bedahnya tentang keadaan itu. Ratna Sarumpaet pun mendapat jawaban yang menenangkan. Katanya itu biasa terjadi.
"Dia bilaing itu biasa. Jadi apa yang saya sampai akan menyanggah ada penganiyaan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 28 September 2026, lengkap dengan 10 jadwal keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.