Banjir Bandang Solok, 4 Warga Luka dan 32 Jiwa Mengungsi
Banjir bandang menerjang Arosuka, Solok. Empat warga luka, 32 jiwa mengungsi, serta 11 kantor dan 28 kendaraan terdampak.
Sandiaga Uno (tengah) bersama Yenny Wahid (kiri) saat berkunjung ke rumah Sinta Nursiah, istri Gus Dur (kanan). /Okezone-Muhamad Rizky
Harianjogja.com, JAKARTA - Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno mengunjungi putri Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid alias Yenny Wahid di Jalan Munawaroh, Ciganjur, Jakarta Selatan.
Pada kesempatan itu, Sandiaga meminta Yenny untuk masuk ke dalam tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Ini Pak Sandi tadi [mengajak masuk tim pemenangan]," kata Yenny di rumahnya, Minggu, (10/9/2018).
"Soal [posisi jabatan] enggak tahu, tadi kan sowan-sowan aja, tapi beliau minta saya masuk ke tim pemenangan," tuturnya.
Namun demikian, Yenny belum memastikan akan masuk ke dalam tim pemenangan Prabowo-Sandi, termasuk mempertimbangkan akan masuk ke tim pemenangan Joko Widodo-Ma\'ruf Amin.
"Kita masih menimbang-nimbang semua ajakan dari kedua belah pihak sudah ada," ungkapnya.
"Jadi ya kita pertimbangkan dulu semuanya. Pada akhirnya saya akan konsultasi dengan ibunda saya [Sinta Nuriyah Wahid]. kalau beliau mengizinkan yang mana, jangan-jangan enggak dikasih izin. kita kan enggak tahu juga. Jadi kita menerima semuanya, kita menitipkan aspirasi kita ke semua calon yang berlaga," tambah Yenny.
Ia pun juga berharap mendapat izin sang ibu untuk mendukung salah atu paslon Pilpres 2019.
"Sebisa mungkin saya berharap izin turun dari ibunda. Saya jadi kita bisa leluasa menetapkan pilihan. Karena ibunda saja sebagi pihak yang mungkin dianggap lebih netral, sementara anak-anaknya bolehlah mungkin membantu salah satu calon," tukasnya.
Sementara Sandiaga mengaku tidak dalam posisi untuk mengajak Yenny Wahid untuk gabung dalam tim pemenangannya. Menurut Sandi, Yenny lebih tepat untuk meneruskan perjuangan keluarga menjaga keberagaman dan toleransi.
"Saya tidak dalam posisi mengundang, tapi kan Mbak Yenny juga sebagian bagian dari keluarga Gus Dur, keluarga yang terus mencetak pejuang pejuang keberagaman dan toleransi tokoh-tokoh bangsa mungkin lebih tepat Mbak Yenny menjadi dan merawat keberagaman ini," terangnya.
"Saya tidak ingin saling tarik tarikan, kayak transfer kata Pak Prabowo. Jangan seperti transfer pemain sepak bola, saling panas panasan terus tarik menarik. Kita sampaikan bahwa kita ada tugas yang lebih penting bagaimana menjaga pilpres ini sejuk dan teduh, damai, rukun dan tadi disampaikan juga oleh bu Sinta," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Banjir bandang menerjang Arosuka, Solok. Empat warga luka, 32 jiwa mengungsi, serta 11 kantor dan 28 kendaraan terdampak.
Razia gabungan di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta menyasar narkotika, HP dan senjata tajam. Tes urine 50 warga binaan negatif.
Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango di Sukabumi mengembangkan wisata alam, produk lokal, UMKM, dan pengelolaan lingkungan berbasis potensi desa.
Pemerintah memastikan cadangan BBM berada di standar minimal 18–21 hari dan harga BBM subsidi tak naik hingga akhir 2026.
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Nguyen Quang Hai absen membela Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera pergelangan kaki. Kim Sang-sik memanggil Minh Khoa.