CORE: Masih Ada 1 Juta Ton Molase untuk Dukung Bioetanol Nasional
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Atlet taekwondo putri Indonesia, Defia Rosmaniar mendapat ucapan selamat dari Presiden RI Joko Widodo setelah menjuarai nomor tunggal putri poomsae di Asian Games 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (19/8/2018). /Antara Foto- INASGOC/Sunyoto
Harianjogja.com, JAKARTA - Asian Games XVIII tahun 2018 memasuki akhir. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan perburuan medali emas kontingen Indonesia masih berlangsung.
Saat ini kontingen Indonesia telah mengantongi 22 medali emas dan berada di peringkat 4 klasemen sementara perolehan medali hingga Senin 27 Agustus 2018 malam. Peringkat ini juga telah melampaui target dengan harus berada di 10 besar.
"Perburuan medali masih berlangsung sampai sepekan mendatang,” tulis Presiden Jokowi melalui fanpage Facebook resminya, Selasa (28/8/2018).
Jokowi menikai, atlet-atlet Indonesia terus berjuang di venue-venue olahraga untuk mengharumkan nama bangsa. Setidaknya satu medali emas akan diraih oleh atlet-atlet Indonesia pada laga yang dihelat sepanjang hari ini.
Adapun satu medali emas yang sudah pasti diraih Indonesia itu berasal dari cabang olahraga Bulutangkis nomor ganda putra perorangan, dimana dua pasangan terbaik Indonesia, yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Fajar Alfian/M. Rian Ardianto akan saling berhadapan untuk menjadi yang terbaik.
Peluang menambah medali emas juga digenggam pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christi yang akan berhadapan dengan pebulutangkis asal China Taipei, Chou Tien Chen, dalam babak final yang akan digelar siang ini.
Sementara dari cabang olahraga Panahan, Diananda Choirunisa berpeluang meraih medali emas di final nomor recurve putri menghadapi pemanah China, Zhang Xinyan.
Dari cabang olahraga beregu, tim sepak takraw Indonesia akan berjuang habis-habisan agar bisa mempersembahkan medali emas bagi Indonesia, dalam partai final regu putra melawan Malaysia, di Jakabaring, Palembang, pagi ini.
Sebelumnya kontingen Indonesia telah menambah pundi-pundi medali emasnya melalui cabang olahraga panjat tebing.
Medali emas ke-21 bagi Indonesia dipersembahkan oleh tim beregu putri dalam nomor Women’s Speed Relay, di SC Sport Climbing, Palembang, Senin 27 Agustus 2018 malam.
Tim beregu putri Indonesia yang terdiri atas Aries Susanti Rahayu, Puji Lestari, Rajiah Sallsabillah dan Fitriyani, berhasil mengalahkan tim beregu putri asal China.
Sedangkan medali emas ke-22 dipersembahkan oleh Muhammad Hinayah, Alfian Muhammad Fajri, dan Abu Dzar Yulianto usai mengalahkan rekan senegaranya, Aspar, Sabri, Alfian Muhammad Fajri (perak) di final nomor estafet putra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.