OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Prabowo Subianto./Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA- Kader Gerindra mengklaim, Prabowo Subianto akan mengumumkan cawapresnya Rabu (8/8/2018) besok.
Bahkan, ribuan buruh pendukung Prabowo akan mendampingi proses pendaftaran capres-cawapresnya di KPU.
“Besok diumumkan pendampingnya. Tapi deklarasinya Jumat (10/8/2018), menunggu pendukung dari berbagai daerah datang,” kata Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Arif Puyuono, Selasa (7/8/2018).
Ia mengklaim, saat pendaftaran besok, terdapat 50.000 buruh bakal ikut serta. Ia menuturkan, telah meminta izin dari aparat kepolisian guna menjaga kedatangan buruh tersebut.
"Siap-siap macet dan mohon maaf kepada warga Jakarta, kan ini antusiame dari teman-teman buruh yang akan memenangkan Prabowo Subianto sebagai presiden ke delapan RI," tuturnya.
Sementara terkait lokasi deklarasi pasangan capres dan cawapres tersebut Arif belum bisa memastikan.
"Tempat deklarasi belum tahu tempatnya, tapi teman-teman buruh akan mengantarkan Pak Prabowo dan cawapres ke KPU," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.
Daihatsu terus mendekatkan diri kepada seluruh masyarakat di Indonesia melalui semangat campaign “Karena Kamu Ada”.