Gempa M 5,3 Guncang Kupang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa M 5,3 mengguncang Kupang pada Minggu malam. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas subduksi dan tidak berpotensi tsunami.
Petugas Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional DIY menata beras saset di gerai depan Kantor Bulog Divisi Regional DIY, Jalan Suroto, Kotabaru, Jogja, Jumat (13/07/2018). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BATANG-Sebanyak 11.000 ton beras premium kemasan renteng (saset) berisi 200 gram seharga Rp2.500 per saset disiapkan oleh Perum Badan Urusan Logistik (Bulog).
Kepala Perum Bulog Sub Divisi Regional Pekalongan Rasiwan di Pekalongan, Senin (16/7/2018), mengatakan bahwa produk beras kemasan renteng atau saset berisi 200 gram ini ini sudah dimulai sepekan lalu.
"Kami belum tahu respons masyarakat karena sifatnya masih pengenalan. Beras premium kemasan 200 gram ini kami jual sementara di Rumah Pangan Kita (RPK)," katanya.
Ia mengatakan saat ini Perum Bulog Subdivre Pekalongan hanya masih sebatas menawarkan beras saset ini pada RPK dan pedagang pasar tradisional untuk dijual kepada masyarakat.
"Sementara ini, kami hanya menjualkan saja karenapengemasan beras premium kemasan 200 gram itu dikemas oleh Bulog Divisi Regional Semarang. Nantinya, hasilnya kami evaluasi," katanya.
Kepala Gudang Bulog Kandeman Kabupaten Batang Imam Seno Aji di Batang mengatakan bahwa promosi beras yang dikemas dalam bentuk saset atau renteng ini akan diluncurkan oleh Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso pada bulan Agustus 2018.
"Kami menargetkan kunjungan ke 59 RPK untuk mengenalkan produk beras premium dengan kemasan saset tersebut. Kami utamakan dulu beras itu pada RPK, kemudian baru dilakukan ke pasar tradisional," katanya.
Tujuan dan sasaran produk beras premium jenis rentengan ini pada masyarakat ekonomi menengah ke bawah agar mereka bisa menikmati rasa nasi dengan kualitas enak. "Masyarakat cukup membayar Rp2.500,00 per saset dan mereka akan mendapatkan beras dengan kualitas super itu," katanya.
Ia menambahkan saat ini pengadaan beras yang dilakukan oleh Gudang Bulog Kandeman sudah mencapai 4.000 ton sehingga diperkirkan mampu menjaga ketahanan pangan hingga lima bulan ke depan atau Desember 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M 5,3 mengguncang Kupang pada Minggu malam. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas subduksi dan tidak berpotensi tsunami.
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Pemasangan balok girder Tol Jogja-Solo di dekat RS Panti Rini disertai rekayasa lalu lintas. Polisi memastikan arus Jalan Solo-Jogja tetap lancar.
Bocoran iPhone 18 Pro dan Pro Max mengungkap kamera variable aperture, chip 2 nm, baterai lebih besar, hingga perkiraan harga.
Kemenag Kota Cirebon memblokir nomor seri 177 blangko buku nikah yang dicuri di KUA Kesambi agar tidak bisa disalahgunakan.
Kemensos mencoret 880 penerima bansos di Sukoharjo yang terindikasi bermain judi online. DPRD meminta langkah tegas menjadi efek jera.