Astaga..Pemerkosa Turis Prancis di Labuan Bajo Ternyata Pernah Perkosa Wisatawan Italia

Newswire
Newswire Kamis, 21 Juni 2018 20:00 WIB
Astaga..Pemerkosa Turis Prancis di Labuan Bajo Ternyata Pernah Perkosa Wisatawan Italia

Ilustrasi pemerkosaan./JIBI

Harianjogja.com, KUPANG - Citra pariwisata di Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) tercoreng dengan kasus pemerkosaan terhadap turis Prancis oleh warga yang menyaru menjadi pemandu wisata.

Jajaran Kepolisian Resort Manggarai Barat di Pulau Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur maSih memburu pelaku pemerkosa wisatwan asing asal Perancis. Pengejaran dilakukan selain oleh personel dari Satuan Reserse dan Kriminal Polrea Manggarai Barat juga dibantu aparat lainnya.

"Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Kombes Pol Juleat Abast, Kamis (21/6/2018).

Menurut dia kepolisian telah mengantongi identitas pelaku dan masih dikejar. "Mudah-mudahan bisa segera ditemukan agar bisa segera diproses hukum agar tidak lagi berkeliaran membikin resah daerah ini terutama para wisatawan," katanya.

Pelaku pemerkosa wisatawan mancanegara berinisial AS dilapor ke Mapolres Manggarai Barat oleh korban berinisial M karena telah diperkosa. Pelaku yang namanya masih disembunyikan oleh aparat itu diduga berasal dari Kabupaten Ende juga di Pulau Flores NTT. Informasi yang dihimpun pelaku AS juga pernah memperkosa wisatawan mancanegara lainnya dari Italia. Namun korban memilih tak melaporkan kejadian itu ke aparat.

Bupati Manggarai Barat Agustinus CH Dula mengaku telah melawat wisatawan asal Perancis yang jadi korban pemerkosaan. Kepada manajemen rumah sakit, Bupati Agustinus meminta agar ada perhatian khusus untuk korban perkosaan itu.

"Saya sudah bertemu dengan gadis Prancis dan meminta RS Siloam membantu untuk memberi perhatian khusus,” ujarnya.

Wisatawan asal Perancis berinisial M ,22 melapor ke aparat kepolisian setelah diperkosa seorang pria berinsial AS. Korban diperkosa di kawasan hutan obyek wisata air terjun Cunca Wulang pada 12 Juni 2018 sekitar pukul 15.00 WITA.

Kepada polisi korban M mengaku jika sering digoda oleh pelaku dan ditolak. Di hari naas itu dengan ancaman, pelaku lalu memperkosa M di kawasan hutan. Karena kejadian itu M lalu melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online