Kasus Suap Rejang Lebong Merembet ke Bengkulu, KPK Sita Rp4 Miliar
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Ledakan di gereja Surabaya, Minggu (13/5/2018)./Ist-Okezone
Harianjogja.com, SURABAYA- Sebanyak tujuh anak pelaku bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo dilakukan penanganan.
Polda Jawa Timur menyerahkan tujuh anak pelaku teror di Surabaya dan Sidoarjo ke Kementerian Sosial (Kemensos) di Mapolda Jatim di Surabaya, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dari sisi psikologis.
Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin saat penyerahan menjelasakan, tujuh anak itu terdiri dari satu anak pelaku teror di Mapolrestabes Surabaya, tiga anak pelaku teror di Rusunawa Ngelom, Sidoarjo dan tiga anak pelaku di Manukan, Surabaya yang telah selesai perawatan medisnya selama beberapa minggu ini di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.
"Untuk psikologis kami sudah berkoordinasi segala pihak. Hari ini diserahkan ke Kemsos untuk mendapatkan perawatan selanjutnya yang lebih baik lagi dengan ditempatkan di tempat khusus. Bisa di mana-mana di Jatim. Yang paling penting memberikan pemahaman keagamaan yang normal," katanya, Selasa (12/6/2018).
Nantinya setelah mendapat perawatan lebih lanjut terutama dari sisi psikologisnya, anak-anak itu akan diberikan kepada pihak keluarga yang berhak merawatnya.
Sementara untuk lokasi perawatannya, Machfud menjelaskan, hal itu nanti akan dipilihkan yang terbaik oleh kemensos. Baik kepolisian dan Kemensos atau negara akan memberikan yang terbaik untuk anak-anak ini.
Ditanya terkait kondisi terkini ketujuh anak itu, jenderal bintang dua itu mengatakan kesemuanya dalam aspek medis yang sudah bagus dan ceria.
"Cuma masih ada pemahaman-pemahaman yang masih ingin kita lebih baik lagi. Di kemensos nanti juga ada sekolahnya juga semuanya komplit lah," tuturnya.
Sementara itu Direktur Rehabilitasi Anak Kemensos Nahar mengatakan pihaknya siap menerima anak-anak untuk melakukan proses rehabilitasi. Hal ini merupakan tahapan yang telah mereka lakukan sebelumnya.
"Yang pasti prinsip ini adalah untuk kepentingan yang terbaik bagi anak-anak. Tentu tempatnya akan menyesuaikan apakah anak ini nyaman di sini di Surabaya, ada di Malang, ada di Jakarta juga ada," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Sebanyak 22 mahasiswa dari 17 negara belajar pengelolaan sampah perkotaan secara langsung di Kelurahan Terban dan Baciro, Kota Jogja.
Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO pada 3-7 Agustus 2026 untuk mempertahankan status green card yang diraih sejak 2023.
PDI Perjuangan Kota Jogja menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia sekaligus mendorong kenaikan anggaran JSLU dan memperingati Kudatuli 1996.