John Herdman Ingin Putus Rekor Buruk Timnas Indonesia vs Thailand
John Herdman ingin memutus rekor buruk Timnas Indonesia atas Thailand sekaligus membawa Garuda juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Para pelaku aborsi./Ist-Okezone
Harianjogja.com, JAMBI - Polisi menangkap tiga orang yang masih satu keluarga yang terdiri dari AA (18), WA (15) bersama ibu kandung keduanya, Asmara Dewi (38). Ketiganya yang merupakan warga Desa Pulau, Kecamatan Tembesi, Kabupaten Batanghari, Jambi diamankan petugas tak lama setelah petugas menemukan jasad bayi di sebuah kebun.
Siapa sangka, jika kakak beradik yang masih di bawah umur itu jadi tersangka karena melakukan hubungan inses (hubungan seksual atau perkawinan antara dua orang yang bersaudara kandung) hingga delapan kali.
Pihak PPA Reskrim Polres Batanghari melalui Kasat Reskrim Iptu Dimas Arki Jatipratama menjelaskan, terungkapnya kasus ini bermula ketika petugas mendapatkan informasi masyarakat adanya penemuan mayat bayi. Polisi kemudian menduga mayat bayi tersebut hasil aborsi.
"Kondisi sekitar seminggulah. Sudah tak berbentuk lagi, kepala retak, badan dan kaki sudah pisah. Sedangkan tanda kekerasan saat ini belum ada," ujarnya, Selasa (5/6/2018).
Dari pengakuan kepada petugas, Asmara Dewi awalnya melakukan aborsi pada Selasa 22 Mei 2018 sekitar Magrib dengan cara memijat perut anaknya WA. "Mulanya sang anak perempuannya tengah mengandung di luar nikah. Karena merasa malu kepada tetangga, sang ibu memberikan jamu yang terbuat dari kunyit dengan tujuan melunturkan janin sang bayi," tutur Dimas.
Setelah perutnya mules, sang ibu mendorong perut WA hingga bayinya keluar. "Setelah keluar, kepala bayi ditarik. Sedangkan arinya dipotong menggunakan silet," imbuhnya.
Selanjutnya, orok bayi yang baru lahir ke dunia tersebut langsung dibungkus kerudung dan diletakkan di bawah tempat tidurnya. Besoknya, seperti biasa, si ibu tadi berangkat ke kebun untuk kerja. Namun, Asmara sangat kaget, setiba di kediamannya, jasad bayi dari anaknya raib di bawah tempat tidur.
"Jadi pas ibunya pulang untuk melihat jasad bayi kok gak ada. Saat ditanya ke anaknya, dijawab sudah dikubur. Rupanya hanya dibuang begitu saja di kebun," jelas Dimas.
Petugas memperkirakan, usia bayi tersebut berumur lebih kurang enam sampai delapan bulan.
Akibat perbuatannya, sang ibu dikenakan pasal 55 Ayat 1 UU RI tentang Perlindungan Anak karena turut serta dalam proses aborsi dengan ancaman 10 tahun penjara.
Sementara, kedua anaknya dikenakan pasal berbeda WA dikenakan pasal 77 Aat A juncto 45 A UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 10 tahun penjara.
Sementara itu sang kakak AA yang menyetubuhi anak di bawah umur dikenakan Pasal 81 ayat 3 juncto Pasal 76 D UU tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
John Herdman ingin memutus rekor buruk Timnas Indonesia atas Thailand sekaligus membawa Garuda juara FIFA ASEAN Cup 2026.
PT Pos Sungguminasa mengakui salah kirim surat MA untuk Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang hingga tak diterima sebelum putusan.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.
Portugal mengalahkan Norwegia 2-1 di UEFA Nations League dan memastikan lolos ke perempatfinal dengan dua laga fase grup tersisa.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Senin 5 Oktober 2026 tersedia di MPP, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.