Anggota Ormas di Solo Dianiaya Pengunjung Warung Makan, Diduga Mau Sweeping
Aksi penganiayaan terjadi di sebuah warung makan di Solo. Aksi ini diduga terpicu aksi sejumlah orang yang hendak melakukan sweeping warung makan tersebut.
Sesepuh bonek, Cak Rijal (paling kanan), bertemu Presiden Pasoepati Aulia Haryo Suryo (paling kiri) di RSUD dr. Moewardi Solo, Sabtu (14/4/2018)./Ist-Rio
Harianjogja.com, SOLO—Anggota kelompok suporter Persebaya Surabaya alias bonek, yang menjadi korban penganiayaan warga Solo, Jawa Tengah pada 14 April 2018, Rizky Sadam, 17, kini sudah pulang ke Surabaya, Jawa Timur setelah keluar dari RSUD dr. Moewardi Solo sejak 3 Mei 2018.
“Saya sudah mengecek di bagian ruang HCU [high care unit] bedah RSUD dr. Moewardi tempat Sadam dirawat. Sadam sudah diperbolehkan pulang setelah kondisinya sudah mulai membaik,” ujar pejabat Humas RSUD dr. Moewardi Solo, Eko Haryati, Selasa (15/5/2018).
Eko menjelaskan status Sadam saat meninggalkan RSUD dr. Moewardi adalah rawat jalan. Kondisi Sadam saat pengecekan terakhir masih mengalami sakit pada bagian kepala akibat benturan benda keras. Selain itu kakinya juga belum bisa digunakan untuk berjalan karena masih sakit pada sekujur tubuhnya.
“Sadam selama 20 hari dirawat di RSUD dr. Moewardi. Selama dirawat di rumah sakit, Sadam berstatus pasien BPJS [Badan Penyelenggara Jaminan Sosial],” kata dia.
Ia menjelaskan Sadam pulang ke Surabaya dijemput keluarganya menggunakan mobil ambulans dari rumah sakit. RSUD dr. Moewardi membolehkan Sadam menjalani rawat jalan karena kondisinya mulai membaik dan bisa dibawa pulang menggunakan mobil.
Wakapolresta Solo AKBP Andy Rifai mengungkapkan sampai saat ini berkas perkara ketiga tersangka penganiayaan dua bonek yakni AKS, 23; STAP, 16; dan DZAP, 16, masih dalam proses melengkapi beras. Polresta Surakarta menargetkan bulan ini berkas ketiga tersangka ini selesai dilimpahkan ke Kejari Solo.
“Kami mendapatkan informasi berkas perkara tersangka penganiayaan suporter bonek, MAP, 17, warga Colomadu, Karanganyar, sudah P21 dan sudah disidang di PN [Pengadilan Negeri] Solo,” kata dia.
Ia menambahkan sampai sekarang jumlah pelaku penganiayaan bonek yang menyerahkan diri belum bertambah. Polresta Surakarta masih memburu puluhan tersangka yang buron.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Aksi penganiayaan terjadi di sebuah warung makan di Solo. Aksi ini diduga terpicu aksi sejumlah orang yang hendak melakukan sweeping warung makan tersebut.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.