Terungkap! Dugaan Kekerasan Seksual 9 Tahun oleh Ayah di Sukoharjo
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Petugas Brimob berjaga di depan Mako Brimob pascabentrok antara petugas dengan tahanan di Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5/2018) malam./Antara-Indrianto Eko Suwarso
Harianjogja.com, DEPOK- Anak keempat Iptu Yudi Rospuji Siswanto lahir dua hari setelah kematiannya. Iptu Yudi Rospuji Siswanto tewas dibunuh napi terorisme dalam tragedi rusuh Mako Brimob Depok.
Istri Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto akhirnya melahirkan bayi. Jabang bayi berkelamin laki-laki itu adalah anak keempat Iptu Yudi.
Sang bayi, lahir dua hari setelah sang ayah gugur dibunuh narapidana teroris saat kerusuhan dalam Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018).
”Alhamdulillah, putra keempat rekan kami, Iptu Yudi Rospuji yang gugur saat bertugas, telah lahir,” tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Muhammad Iqbal terbata-bata menahan tangis di Gedung Korps Sabhara Baharkam Polri, Depok, Kamis.
Ia menuturkan, seluruh anggota Polri merasakan kegembiraan atas kelahiran putra keempat Iptu Yudi.
Ia menegaskan, kematian sang ayah serta kelahiran si jabang bayi yang hanya terpaut dua hari adalah takdir Tuhan.
”Harapan seluruh keluarga besar Polri adalah, anaknya soleh, berbakti kepada orang tua, bangsa dan negara, serta bisa melanjutkan profesi sang ayah, yakni menjadi bhayangkari. Putra Iptu Yudi adalah putra kami semua,” tuturnya.
Sebelum meninggal dunia dalam kerusuhan narapidana di Mako Brimob, Iptu Yudi Rosjadi diketahui sempat menitipkan pesan sesuatu kepada tetangga samping rumahnya.
Tetangga korban, Hasanah,40 mengatakan, dalam pesannya itu, Iptu Yudi menitipkan ketiga anaknya yakni Kevin,16, Kirana,7 dam Wilastra, 4 dan istrinya bernama Lutfi Hidayah yang tengah hamil tua.
"Minggu lalu, saya sempat berbicara dengan almarhum. Tiba-tiba dia sempat bilang, menitipkan istrinya kalau lagi bertugas, karena sedang hamil besar. Dia juga bilang mau pulang kampung," kata Hasanah, di rumah Iptu Yudi di Perumahan Bukit Waringin, Kecamatan Kedung Halang, Kabupaten Bogor, Rabu (9/5/2018).
Selain itu, istri korban juga sempat bercerita bahwa Iptu Yudi ingin kembali melanjutkan pendidikannya yang lebih tinggi.
Namun, cita-citanya tersebut tidak disetujui sang istri, karena khawatir suaminya tidak bisa menemaninya saat kelahiran anak keempatnya.
"Istrinya pernah bilang kalau almarhum mau sekolah lagi. Tapi istrinya tidak setuju," papar Hasanah.
Disamping itu, Hasanah mengenal sosok Iptu Yudi sebagai pribadi yang baik dan ramah terhadap tetanganya.
Ia juga tidak menyangka, bahwa tetangga yang tepat bersebelahan rumah dengannya itu gugur saat kerusuhan di Mako Brimob.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.